SBY Terima Keluarga TKI – Berita Kota Makassar
Sulselbar

SBY Terima Keluarga TKI

TERIMA -- Bupati Sinjai Sabirin Yahya saat menerima keluarga TKI yang hendak dihukum mati di Malaysia di ruang kerjanya baru-baru ini.

SINJAI, BKM — Bupati Sinjai, H Sabirin Yahya, S.Sos didampingi Kabag Humas, Muh Sabir Syur, S.Sos dan Kasubag Publikasi dan Hubungan Media, Usman,S.H, Camat Sinjai Selatan, Agus Salam, S.STP dan Kades Songing Drs Ambo Sakka menemui keluarga TKI asal Sinjai di Ruang Kerja Bupati, Senin (13/2).
Pertemuan digelar sebagai bentuk respon Pemkab Sinjai atas surat yang dikirim adik TKI asal Sinjai, Hasna yang mengharapkan adanya bantuan perlindungan hukum dari Pemkab kepada saudaranya tersebut.
Bupati Sinjai menyampaikan sebagai pihaknya sangat prihatin dan menaruh perhatian yang besar terhadap kasus yang menimpa Bakri Bin Rukka warga Dusun Tonasa Desa Songing Kecamatan Sinjai Selatan.
“Melalui Kasubag Publikasi dan Hubungan Media , kami telah melakukan upaya komunikasi dengan Ketua Satgas Perlindungan WNI KJRI Kinabalu Malaysia, Hadi Syarifuddin melalui media WA”,jelasnya.
Dari upaya tersebut diperoleh hasil bahwa Bakri Bin Rukka yang didakwa sebagai pelaku pembunuhan di Malaysia adalah benar warga Dusun Tonasa Desa Songing Kecamatan Sinjai Selatan yang korbannya adalah Azura Shima dan Basri Jamaluddin yang dinyatakan sebagai istri kedua dan anak tiri pelaku.
Dari Bapak Hadi juga diperoleh informasi bahwa pada hari Jumat, 3 Februari 2017 pukul 10.00 waktu setempat, ia selaku Ketua Satgas Perlindungan WNI KJRI Kota Kinabalu telah mendampingi tertuduh Bakri Rukka (45 tahun) pada sidang pertama Pengadilan Tinggi (Mahkamah Majistreet) Wilayah Sandakan atas tuduhan pembunuhan yang menewaskan WNI bernama Azura Bin Shima (36 tahun) dan ikut tewas dalam peristiwa adalah anak tiri tertuduh bernama Basri Bin Jamaluddin.
Untuk persidangan, KJRI Kota Kinabalu Satgas telah menyewa pengacara Messr.Farazwin Haxdy dari Farazwin Haxdy & Associate. Sidang ini merupakan tindak lanjut Keputusan Mahkamah Sesyen (Pengadilan Rendah) Sandakan yang menetapkan kasus ini memiliki bukti cukup untuk dituntut dengan tuduhan melakukan kesengajaan yang menyebabkan kematian orang lain dengan ancaman hukuman gantung sampai mati.
Menurut laporan kepolisian Daerah Kinabatangan dan merujuk keterangan saksi-saksi dan bukti yang ada, tertuduh telah menikam kedua korban dirumahnya ketika mereka sedang tidur.
Menurut saksi, Bakri dan Azura sudah berpisah sejak tiga bulan lalu dan pelaku menemui korban pada malam sebelum kejadian untuk meminta rujuk tapi Azura Shima menolak karena pelaku berprilaku kasar dan sering memukul.
Hadi Syarifuddin bersama pengacara Farazwin usai sidang, telah menemui Bakri di penjara Sibuga sedangkan untuk mengetahui motif tindakannya ada beberapa temuan yang masih perlu diklarifikasi ke pihak keluarga untuk dapat meringankan tuduhan terhadap Bakri.
Bupati mengharapkan kepada pihak keluarga pelaku maupun korban bersedia memberikan informasi yang seobyektif mungkin kepada pihak Satgas Perlindungan WNI KJRI maupun pihak pengacara Bakri.
“Kami berharap agar dapat diperoleh informasi tambahan tentang Azzuhra yang sekiranya dapat meringankan tuntutan terhadap Bakri”,jelas Bupati.
Sementara itu, juru bicara keluarga, Asran menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini dan mengharapkan Pemkab dan membantu dapat membantu dan memfasilitasi keluarganya sekiranya dapat meringankan hukuman pelaku.
“Kami harapkan juga kepada teman-teman media, jika meliput untuk menyamarkan wajah kami untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kami sangat menyesali kejadian ini”,harapnya.
Sementara itu, Camat Sinjai Selatan, Agus Salam, S.STP melalui Kades Songing, Drs Ambo Sakka telah memberikan keterangan tertulis bahwa benar Bakri Bin Rukka adalah warga Desa Songing Kecamatan Sinjai Selatan. (din/D)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top