Sulselbar

Kades Matano Terancam Enam Tahun Penjara

LUTIM, BKM — Penyidik Polres Luwu Timur menetapkan Kades Matano, Jhonlis sebagai tersangka kasus dugaan penggunaan surat ijazah palsu saat mengikuti Pilkades Matano tahun 2015 lalu.
Penetapan tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara di Mapolres, Senin (13/2). Hadir Waka Polres Lutim Kompol Armin Anwar, Kasat Reskrim Iptu Akbar A Malloroang dan sejumlah periwira lainnya.
Kasat Reskrim Polres Lutim, Iptu Akbar A Malloroang mengatakan, penetapan tersangka ini dilakukan berdasarkan hasil keterangan sejumlah saksi dan bukti petunjuk lainnya berupa hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) Cabang Makassar.
“Dari hasil pemeriksaan saudara Jhonlis jelas telah menggunakan ijazah palsu saat mengikuti Pilkades Matano dan terpilih tahun 2015 lalu,” ujarnya, Selasa (14/2).
Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 263 ayat 2 KUH Pidana tentang pemalsuan surat dalam hal ini telah menggunakan ijazah palsu dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.
“Karena unsur unsur pasalnya telah terpenuhi, maka perkara dugaan penggunaan ijazah Palsu tersebut kita tingkatkan dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan. Sementara Kades juga dijadikan sebagai tersangka,” ungkap Akbar. (alp/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top