Headline

Pemprov-Pemkot Liburkan Seluruh Pegawai

MAKASSAR, BKM — Hari pencoblosan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak dilaksanakan besok, Rabu (15/2). Pemerintah menetapkannya sebagai hari libur nasional.
Di Sulawesi Selatan hanya Kabupaten Takalar yang menggelar pilkada. Meski begitu, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota meliburkan seluruh pegawai. Termasuk anak sekolah.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo membenarkan hal itu. Menurutnya, pemerintah pusat sudah menetapkan jika 15 Februari sebagai hari libur nasional, sehingga provinsi maupun kabupaten/kota harus ikut pada aturan tersebut. Seluruh PNS lingkup Sulsel tentunya bisa menikmati hari libur tersebut bersama keluarga maupun orang-orang dekatnya.
“Pemprov sudah menginstruksikan pegawai untuk libur, karena sudah diatur oleh pusat bahwa tanggal 15 Februari itu hari libur nasional,” kata Syahrul, Senin (13/2).
Hal senada disampaikan Sekretaris Kota Makassar Ibrahim Saleh. Dia mengaku telah menerima surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 3/2017 tentang libur nasional pada pemungutan suara pemilihan kepala daerah. Libur tersebut berlaku bagi seluruh provinsi dan kabupaten/kota. Baik yang menggelar pilkada maupun tidak.
”Sesuai Keppres, maka libur nasional berlaku bagi seluruh pegawai di Pemkot Makassar. Kita juga telah siapkan surat edaran yang akan disalurkan ke instansi pemerintahan,” kata Sekkot, kemarin.
Pegawai yang mendapat libur meski tidak ikut dalam pemilihan, lanjut Ibe, dapat memanfaatkan waktu lowong untuk memantau proses pelaksanaan pesta demokrasi itu. Sekaligus dapat lebih menambah pengetahuan atau wawasan terkait dengan pelaksanaan yang nantinya juga digelar di Kota Makassar.
Terpisah, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Makassar, Basri Rakhman mendukung libur nasional. Sebab tidak menutup kemungkinan, ada pegawai Pemkot Makassar tercatat sebagai warga dan berdomisili di daerah yang melaksanakan pilkada. Sehingga mereka dapat berpartisipasi.
“Tidak menutup kemungkinan ada pegawai pemkot yang berdomisili di daerah yang melaksanakan pilkada. Dengan libur nasional ini, mereka bisa mengikuti semua proses yang berlangsung,” terangnya.
Terkait pilkada Takalar yang dihelat besok, Syahrul menekankan tidak boleh ada kecurangan sedikitpun dalam penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut. Dia meminta aparat keamanan bertindak tegas jika ada hal yang bisa merusak tatanan di luar aturan.
Dia melanjutkan, secara internal, KPU bertanggung jawab penuh mengendalikan jalannya pemilihan, sehingga apapun yang dilaksanakan wajib didukung penuh.
Kepada masyarakat, dia meminta jangan terlalu berlebihan kepada calon yang didukung. Semua harus tetap tenang.
“Namanya juga pertandingan, pasti ada memang dan kalah. Oleh karena itu, kita harus menerima apa yang ada. Yang menang juga jangan jumawa dan euforia. Kedepankan sikap sipakatau dan sipakalebbi,” tandasnya. (arf-rhm/rus)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top