Makassar Posisi Ketiga Berpenduduk Miskin – Berita Kota Makassar
Metro

Makassar Posisi Ketiga Berpenduduk Miskin

MAKASSAR, BKM– Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) merilis 34 kabupaten dan kota di Sulsel yang memiliki penduduk miskin terbanyak.

Dari rilis tersebut Kabupaten Bone berada di urutan teratas dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 314.569 jiwa dari 80.157 kepala keluarga (KK). Menyusul Kabupaten Gowa dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 271.566 jiwa dari 132.472 KK.
Sementara Kota Makassar menempati posisi ketiga dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 228.144 dari 50.526 KK.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulsel, Ilham A Gazaling mengatakan, berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan tingkat kemiskinan masyarakat melalui program-program yang dicanangkan Dinas Sosial.
Tahun ini, kata lelaki yang akrab disapa Andi Ille itu, tercatat sekitar sembilan program yang dicanangkan. Diantaranya, bimbingan keterampilan bagi penerima bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Pedesaan, sosialisasi program penanganan fakir miskin pedesaan, bimbingan teknis pendampingan KUBE.
Selain itu, ada juga program sinkronisasi dan koordinasi lintas sektor dalam penanganan kemiskinan perkotaan, sosialisasi program penanganan fakir miskin di pesisir, daerah tertinggal, dan pulau-pulau kecil serta beberapa program lainnya.
Andi Ille melanjutkan, khusus untuk pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial, ada beberapa program yang dicanangkan tahun ini. Diantaranya bimbingan sosial bagi tuna sosial seperti wanita tuna sosila, waria, gepeng, dan lainnya.
Dinas Sosial Provinsi Sulsel juga menjalankan program pelayanan sosial pada Pusat Pelayanan Sosial Karya Wanita Mattirodeceng sebanyak 100 orang.
Lebih jauh dikatakan, di Provinsi Sulsel terdapat 26 jenis penyandang masalah kesejahteraan sosial. Mulai dari anak balita terlantar, anak terlantar, anak jalanan, anak yang berhadapan dengan hukum. Termasuk juga tuna susila, gelandangan, pengemis, pemulung, fakir miskin, wanita rawan sosial ekonomi, dan lainnya.
Permasalahan kesejahteraan sosial itulah yang menjadi fokus Dinas Sosial untuk ditangani sehingga secara perlahan namun pasti angkanya diharapkan terus menurun. Dia menyadari, persoalan-persoalan yang dihadapi tidak bisa diselesaikan secara tuntas dalam waktu cepat mengingat anggaran yang dikelola setiap tahunnya cukup terbatas.
Yang pasti, lanjutnya, komitmen untuk pemenuhan kebutuhan dasar bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial bisa terwujud.
“Setiap hari kami bersentuhan dengan persoalan sosial. Itu sudah menjadi tugas Dinas Sosial. Bagaimana menyelesaikan semua masalah sesuai dengan misi yang kita emban, ” pungkasnya, Senin (13/2) di Kantor Gubernur Sulsel. (rhm)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top