Jeneponto Sudah Mau Tinggal Landas – Berita Kota Makassar
Gojentakmapan

Jeneponto Sudah Mau Tinggal Landas

BKM/KR KULLE H Iksan Iskandar

JENEPONTO, BKM — Tidak ada alasan lagi dikatakan Kabupaten Jeneponto daerah tertinggal. Karena dari segi Sumber Daya Manusia (SDM), orang Jeneponto punya spirit semangat hidup yang tinggi.
”Lihat disemua angkatan baik TNI dan POLRI, didominasi orang Jeneponto. Demikian juga tukang bentor, sopir pete-pete, dan sekuriti semua didominasi orang Jeneponto. Bukan dinilai pekerjaannya, tapi semangat hidupnya perlu dihargai,” jelas Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar saat menghadiri ulang tahun (Ultah) Perkawinan Perak 25 tahun Camat Binamu, Agus Paledengi dan Hj Soho Sage, kemarin malam.
Acara ini juga dihadiri Ketua Penggerak PKK Kabupaten Jeneponto, Hamsiah Iksan, para kepala dinas, para lurah, dan para kepala lingkungan se Kecamatan Binamu, di rumah camat Binamu, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Bontosunggu.
Lanjut Iksan mengatakan, demikian juga SDA, Jeneponto mempunyai tiga letak geografis. Ada dataran tinggi menghasilkan kopi, cengkeh, coklat, dan sayur-mayur yang mensuplai kebutuhan pasar Makassar dan Kalimantan.
Di dataran rendah, ada penghasil jagung dan gaplek terbesar di Sulsel, serta di pesisir ada penghasil rumput laut dan garam terbesar di Sulsel dan sebentar lagi akan menjadi sumber cahaya di Sulsel.
”Kalau ini semua sudah berjalan maksimal, kami yakin Jeneponto sudah siap tinggal landas sejajar dengan daerah lain yang lebih dulu maju dari kita. Makanya program Gammara harus disukseskan. Gammara adalah akronim mari bersama menuju masyarakat yang ramah bukan masyarakat yang senang marah-marah. Imej orang luar bahwa orang Jeneponto itu ‘pa,bambangang natolo’, itu dulu mungkin. Tapi sekarang tidak lagi. Harus ramah. Contoh tradisi, ada tamu bagaimana pun strata sosialnya pasti menyuguhi tamunya teh atau kopi. Kalau waktu makan pasti diberi makan. Itulah penghormatan yang ramah kepada tamu orang Jeneponto,” ujar bupati.
Selain itu, bupati juga mengharapkan sinergitas antata masyarakat dan pemerintah mensukseskan Piala Adipura dan Adiwiyata sebagai kota kecil dan sekolah berbasis lingkungan.
”Juga dari segi pengelolaan keuangan daerah, kita canangkan meraih WTP agar Jeneponto tinggal landas meninggalkan ketertinggalan. Asalkan ada dukungan dari rakyat Jeneponto menyongsong era perubahan ke arah yang lebih baik dan Gammara,” jelas Iksan Iskandar
Sementara itu, Camat Binamu, Agus Paledengi, mengatakan, bukannya dia memuji dengan pemerintah sekarang. Tapi lihat hasilnya. Kota sudah banyak perubahan. Sudah bisa dibedakan mana kota kabupaten dan kota kecamatan berkat program Gammara Ruang Terbuka Hijau (RTH).
”Sudah banyak kita temukan seperti taman Turatea sebagai aikon kota Kabupaten Jeneponto dan masih banyak taman sebagai aksesoris kota ini semua menunjang Jeneponto tinggal landas. Apalagi sebentar waduk Kelara Kareloe sudah rampung untuk menjamin ketersediaan air bagi sawah petani untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Jeneponto,” jelas Agus Paledengi. (krk/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top