Gojentakmapan

Distan Maros Diminta Beri Obat Pemusnah Hama

MAROS, BKM — Dinas Pertanian (Distan) Maros diminta memberikan bantuan obat-obatan pemusnah hama atau pestisida kepada petani yang areal persawahannya terkena dampak banjir.
Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Maros, Abdul Azis, mengaku, dampak banjir dan hujan yang mengguyur Maros beberapa waktu belakangan ini, membuat sejumlah hama baru bermunculan.
”Jadi pascabanjir, banyak hama baru bermunculan. Akan tetapi, paling banyak hama penggerek batang yang menyerang areal persawahan,” ungkapnya.
Ia berharap, dinas pertanian atau dalam hal ini penyuluh pertanian bisa intens turun melakukan penelitian atau pemusnahan tehadap hama yang menyerang lahan pertanian. ”Kita harap supaya bisa turun melakukan pemusnahan hama,” katanya.
Azis mengaku, dinas pertanian harus mengutamakan warga miskin yang tidak mampu membeli obat-obatan pembasmi hama. ”Haapan kita ada bantuan penyaluran obat-obatan pembasmi hama bagi warga kurang mampu,” katanya.
Tak hanya itu, akunya, pascabanjir sejumlah sawah yang sudah hampir berbuah padinya terendam banjir. Terutama di daerah dataran rendah. Hanya saja, ia tidak tahu berapa jumlah pastinya. Hal ini dikhawatirkan bisa menurunkan jumlah produksi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Maros, Muh Nurdin saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan memberikan bantuan pestisida dan melakukan pemusnahan hama.
Olehnya itu, ia berharap agar APDESI bisa segera memasukkan titik-titik mana saja yang terserang hama. ”Kita akan bantu. Olehnya itu, kami imbau pada APDESI untuk segera memasukkan data-datanya dan dimana saja titiknya supaya kita bisa segera bantu. Kalau bisa secepatnya,” ungkapnya. (ari/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top