11 Kecamatan Ikut Festival Budaya Tradisional – Berita Kota Makassar
Sulselbar

11 Kecamatan Ikut Festival Budaya Tradisional

LEPAS -- Sekkab Sidrap, H Ruslan lepas festival budaya tradisional di depan kantor KPUD Sidrap, Senin, (13/2).

SIDRAP, BKM — Festival budaya yang menampilkan kesenian dan budaya khas bugis dari beberapa daerah di Bumi Nene Mallomo dalam rangka memeriahkan peringatan hari ulang tahun Sidenreng Rappang ke 673, Senin, (13/2).
Bupati Sidrap, H Rusdi Masse yang diwakili oleh Sekkab Sidrap, H Ruslan dan sejumlah pejabat lingkup Pemkab Sidrap hadir dalam kegiatan yang dipusatkan di pelataran Monumen Ganggawa, Pangkajene.
Acara yang bertemakan “Ayo ke Sidrap Lestarikan Budaya Tradisional Menuju Kemandirian Lokal” diikuti sekitar 1.100 orang dari 11 kecamatan.
Pawai festival budaya tradisional star dan dilepas oleh Sekda Sidrap, H Ruslan di depan kantor KPUD Sidrap menuju pelataran Monumen Ganggawa, Pangkajene.
Festival budaya tradisional ini merupakan sebuah kegiatan revitalisasi reaktualisasi budaya tradisional.
“Budaya tradisional sebagai pilar-pilar utama seni budaya Indonesia haruslah kita pelihara, kita kembangkan dan lestarikan sebagai implementasi niat bersama untuk mewariskan budaya leluhur melalui budaya tradisional kepada generasi muda,” kata Sekda Sidrap, H Ruslan.
Melalui kegiatan ini, Ruslan berharap agar terjadi kesinambungan dan transfer kepiawaian segala aspek kebudayaan kepada para remaja.
Dengan pendekatan dan metode yang disesuaikan, generasi muda Indonesia akan tetap mencintai, memelihara dan melestarikan seni budaya tradisional.
Acara dilanjutkan dengan pembukaan pameran makanan khas tradisional dan lomba padendang yang juga diikuti oleh warga di 11 kecamatan.
Kadis Pendidikan dan kebudayaan Sidrap, Nur Kanaah mengatakan peserta pawai seni dan budaya dari kalangan masyarakat dan PNS menampilkan busana adat hingga membawa makanan khas bugis.
“Festival budaya tradisional dikemas dalam bentuk fashion carnaval budaya, lomba mappadendang, simpony kecapi, lomba lagu daerah, mallongga,” katanya.
Selain itu, lanjut Nur Kanaah mengaku acara yang akan berlangsung hingga Rabu 15 Februari juga ada lomba terompa, busana adat, maggasing, lomba tari, dan pameran kuliner. (ady/C).

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top