Sulselbar

IRT Tewas Minum Racun Rumput

MINUM RACUN -- Jasad korban disemayamkan di rumahnya dan botol racun DMA 6 yang diminumnya.

PINRANG, BKM — Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lasinrang Pinrang untuk mendapatkan pertolongan medis, Sinar (35), warga Desa Padakkalawa Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD, Sabtu (11/2) sekitar pukul 10.00 Wita.

Ibu dua orang anak itu tewas dengan cara bunuh diri meminum racun rumput merek DMA 6.
Informasi yang dihimpun menyebutkan korban Sinar sebelum meninggal sempat berdialog dengan suaminya. Sinar yang sehari-harinya Ibu Rumah Tangga itu sempat memberitahu suaminya Alimuddin (32) jika dirinya baru saja meminum racun jenis DMA 6 sekitar pukul 06.30 Wita di rumahnya.
“‘Pak, Saya minta maaf sebelumnya, saya sudah minum racun DMA 6’,”ucapan korban kepada suaminya yang dijawab Alimuddin ‘Kenapa ki begitu’.
Belum sempat dijawab apa alasan Sinar minum racun, korban langsung terjatuh sambil muntah-muntah sebelum akhirnya pingsang dengan mulut berbusa.
Suami korban Alimuddin langsung panik sembari meminta tolong kepada tetangganya Angge untuk membawa korban ke Puskesmas Mattiro Bulu Pinrang, dan selanjutnya korban dirujuk ke RSUD Lasinrang Pinrang.
Hanya berselang 4 jam mendapat perawatan medis, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. Perawat medis setempat menyebutkan racun ditubuh korban sudah bereaksi keras dan sulit dikeluarkan. “Zat kimua racun didalam tubub korban sangat banyak, sehingga sulit dinetralisir”ujar dokter sembari meminta tak disebut namanya dimedia.
Sementara, menurut keterangan orang tua korban, La Sube (56) menuturkan Sinar memilih jalan pintas dengan cara bunuh diri minum racun karena frustrasi.
Katanya, korban mengakhiri hidupnya disebabkan putus asa akibat penyakit penyakit maag yang sudah lama dideritanya namun tidak kunjung sembuh. Karena selama ini, antara korban dengan suaminya serta orang lain tidak ada permasalahan.
“Anak saya memang pernah mengeluh soal penyakitnya itu. Selalu saja saya nasehati dan mengingatkan masih ada anak anakmu kecil dan butuh kasih sayang. Tapi apa boleh buat, takdir berkata lain,”ungkapnya.
Sementara, Kapolsek Mattiro Bulu Pinrang, AKP Suzandi Said yang dikonfirmasi, Sabtu (11/2) mengungkapkan, setelah mengetahui kejadian tersebut, ia dan personilnya langsung mendatangi TKP dan mengumpulkan Bahan Keterangan (Baket) dari beberapa saksi yang berada pada saat kejadian.
“Namun karena Orangtua dan suami korban sudah menerima dengan ikhlas kematian Sinar yang murni bunuh diri meminum racun, mereka kita buatkan surat pernyataan tidak bersedia dilakukan otopsi. Itu untuk menghindari adanya tuntutan hukum di kemudian hari,” jelas Suzandi. (ady/A)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top