Metro

Disnakertrans Investigas TKA di Kabupaten/Kota

MAKASSAR, BKM — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) fokus padapenindakan Tenaga Kerja Asing (TKA). Terlebih beberapa TKA yang ada di Sulsel masuk dengan berbagai jenis visa. Ada visa kunjungan, sosial, yang seharusnya menggunakan visa kerja.
Sekretaris Disnakertrans Sulsel, Ashari Aras mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendataan dan investigasi terkait maraknya TKA di daerah ini. Dan ternyata, di beberapa kabupaten memanh ada yang ditemukan.
Ashari mengatakan, pihaknya sudah turun ke Jeneponto dan mendapatkan 87 TKA disana yang memiliki Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) dengan 17 jabatan, yang tidak pernah dilaporkan. Sementara di Barru juga ada 29 TKA yang memiliki IMTA dari kementerian.
“Ada juga di Sidrap, secepatnya kami akan turun,” ungkapnya.
Untuk melaksanakan perannya mengawasi TKA, pihaknya memiliki keterbatasan. Karena itu, diharapkan kerjasama berbagai pihak, terutama masyarakat jika menemukan hal yang mencurigakan di wilayahnya agar dilaporkan ke instansi terkait.
Koordinator Fungsional Pengantar Kerja Disnakertrans, Syamsu Alang menambahkan untuk TKA yang tercatat di pihanya hanya yang memiliki visa kerja, jumlahnya setiap tahun mengalami perubahan. Data terakhir yang dimiliki adalah data 2015 sebanyak 62 orang.
“Kita buat surat edaran agar perusahaan melaporkan TKA yang dipekerjakan. Karena persoalan visa dan izin bukan kewenangan kami, ada pihak imigrasi dan penanaman modal,” tambahnya.
Sementara untuk kasus ketenagakerjaan yang terjadi di Sulsel. Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Tenaga Kerja Disnakertrans, Nurjaya, menjelaskan, kasus ketenagakerjaan terdiri dari empat jenis. Perselisihan hak, kepentingan, PHK, dan perselisihan antar serikat pekerja dan serikat buruh.
“Untuk penyelesaiannya, ada yang ditangani mediator dan pengawas ketenagakerjaan. Untuk jumlahnya, ada 244 kasus yang terjadi sepanjang tahun 2016. Yang paling dominan adalah PHK,” pungkasnya. (rhm)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top