Danny Minta Valentine Day Dirayakan Beretika – Berita Kota Makassar
Metro

Danny Minta Valentine Day Dirayakan Beretika

MAKASSAR, BKM– Setiap tahun, tepatnya pada 14 Februari, sebagian besar masyarakat khususnya kalangan remaja merayakan Valentine Day atau hari kasih sayang.

Merayakan Valentine Day bersama pasangan bukan hanya dilakukan di tempat-tempat umum yang terbuka, tetapi juga dirayakan di tempat penginapan seperti hotel ataupun wisma.
Untuk mencegah dampak negatif dari perayaan tersebut, Pemerintah Kota Makassar melalui Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto akan menurunkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait guna menggontrol tempat-tempat hiburan maupun penginapan, hotel, wisma melati maupun kos-kosan di Kota Makassar.
Menjaring pasangan pemuda pemudi yang bukan berstatus sebagai suami istri, menjadi target operasi yang akan dilakukan pemerintah kota. Bukan hanya itu, tempat hiburan yang terbukti menyediakan jasa plus-plus kepada pengunjung juga akan diberikan sanksi mulai dari peneguran hingga pencabutan izin usaha.
Menurut Danny sapaan akrab Wali Kota Makassar, setiap orang dapat merayakan hari kasih sayang yang bukan hanya dilakukan pada saat Valentine Day. Tetapi dalam merayakan hari kasih sayang, masyarakat diminta untuk tidak merayakan diluar batas kewajaran dan tetap menjaga akhlak dan moral yang baik serta beretika.
“Siapapun dapat merayakan hari kasih sayang, tetapi jangan sampai merusak moral. Kita akan menjaga generasi kita dengan menurunkan pihak terkait mengontrol aktifitas masyarakat di hari kasih sayang,” ucap Danny kepada BKM, Minggu (12/2).
Menurutnya, merayakan hari kasih sayang dengan seks bebas, mengkonsumsi minuman keras (miras) ataupun narkoba suatu kegiatan yang sudah tidak wajar dan harus segera dihilangkan.
“Sebaiknya merayakan valentine dilakukan dengan hal yang positif seperti membuat kegiatan sosial yang dapat dilakukan bersama-sama,” ujarnya.
Terpisah, Kapolsek Biringkanayya, Kompol Henki Iswanto menegaskan, dalam waktu dekat hingga hari perayaan Valentine Day, pihaknya insentif turun melakukan operasi cipta kondisi. Tempat penginapan berupa hotel, wisma, kos-kosan, cafe, hingga ruang terbuka yang menjadi tempat favorite khususnya kalangan remaja menjadi target dalam operasi cipta kondisi.
Operasi yang dilakukan Polsek Biringkanayya menerjunkan sebanyak empat tim yang memiliki tugas masing-masing. Empat tim yang diturunkan tergabung dari tiga tim petugas patroli terbuka yang mengenakan pakaian dinas dan satu tim dari Resimen Mobile (resmob) yang mengenakan pakaian preman.
“Tim patroli terbuka yang mengenakan pakaian dinas, setiap tim masing-masing lima orang, sedangkan tim resmob diisi 12 orang. Tim patroli terbuka sifatnya hanya melakukan tindakan secara persuasif, sedangkan tim resmob yang melakukan tindakan preventif dan mengamankan masyarakat yang akan melakukan tindakan-tindakan kriminalitas,” katanya.
Dalam operasi, masyarakat yang melakukan tindakan melanggar hukum seperti membawa senjata tajam, melakukan tindakan kejahatan ataupun menggunakan serta membawa narkoba akan ditindaki sesuai dengan hukum. Sementara tempat yang melanggar akan direkomendasikan kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti sesuai dengan regulasi yang ada. “Kita sudah kantongi lokasi yang akan difokuskan dalam operasi cipta kondisi. Operasi yang dilakukan untuk mengamankan wilayah agar masyarakat tetap nyaman dan aman,” ujarnya.(arf)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top