Headline

19 Begal Usia 16 Tahun Diringkus, Dua Cewek

MAKASSAR, BKM — Aksi begal yang kian meresahkan masyarakat, mendapat atensi khusus dari Kapolrestabes Kombes Pol Endi Sutendi. Dia menginstruksikan seluruh jajarannya, khususnya polsek untuk melakukan pengejaran terhadap para pelaku begal.
Hasilnya, dalam sebuah operasi berhasil diringkus 19 orang kawanan begal. Mereka diciduk dari lokasi berbeda pada Minggu (12/2).
Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi seorang perempuan yang menjadi korban. Namanya Yulia Bustam. Dia mahasiswi Fakultas Kedokteran. Yulia jadi sasaran begal ketika melintas di Jalan Sungai Saddang, Minggu (12/2) pukul 05.00 Wita.
Korban mengalami luka gores akibat senjata tajam yang dilakukan pelaku. Dalam kejadian itu, pelaku membawa empat unit handphone milik Yulia.
”Saat itu juga saya langsung perintahkan jajaran tim Resmob Polrestabes dan polsek-polsek se Makassar untuk mengejar pelaku,” kata Endi saat merilis kasus ini di mapolrestabes, Minggu (12/2).
Berdasarkan instruksi tersebut, tim langsung bergerak. Hasilnya, seorang pelaku berhasil diamankan. Rahmat ditangkap ketika berada di Jalan Toddopuli. Diapun diinterogasi.
Rahmat mengakui perbuatannya membegal korban di Jalan Sungai Saddang. Namun ia tak sendiri melakukan aksi begal. Melainkan bersama beberapa anggota komplotannya.
”Betul, Pak. Saya yang melakukannya. Saya ambil barang milik korban dan melukainya. Tapi saya tidak sendiri. Saya bersama teman-teman. Mereka biasa kumpul di Kafe Pondok Meranti Jalan Pandang Raya (Kecamatan Panakkukang),” beber Rahmat.
Polisi pun langsung melakukan pengembangan ke lokasi yang disebutkan. Tempat itupun diblokade polisi. Penggeledahan dilakukan terhadap mereka yang ada di dalam kafe.
Ternyata, muda mudi yang ada di tempat tersebut tengah berpesta narkoba. Ditemukan pula kondom dan tissu magic.
”Ada 19 orang yang ditangkap bersama dua orang penadah barang hasil curian. 11 orang diamankan di Kafe Pondok Meranti. Selanjutnya dilakukan pengembangan. Tim gabungan kemudian meringkus lima orang. Minggu (12/2) siang pukul 13.00 Wita, tim kembali berhasil meringkus dua anggota komplotan ini. Mereka merupakan penadah barang hasil begal komplotan pelaku yang masih anak baru gede ini. Rata-rata usianya 16 tahun dan bermukim di wilayah Kecamatan Rappocini.
Mereka yang ditangkap, yakni RM (16) warga Tidung Mariolo.
PM (16) tinggal di Borong Raya. PT (16) beralamat di Jalan Teuku Umar 14.
FN (16) warga Jalan Manuruki VI. AD (16) di Tamalate. Br (16) dan AR (16) warga Jalan Daeng Tata Raya. MS (16) di Teuku Umar. SN (16) dan BR (16) bermukim di Jalan Dg Tata I. ST (15) tinggal di Manggarupi dan FU, warga Jalan Tidung I.
Meski usianya masih di bawah umur, kata Endi, namun perbuatan mereka tidak lagi tindakan anak seusianya. Apalagi aksi mereka sangat membuat resah warga Kota Makassar.
”Dari 19 orang yang diamankan, ada dua orang perempuan. Yakni Ayu dan Vira. Kasusnya masih dalam pengembangan. Diduga mereka masih memiliki komplotan dan penadah,” terang Endi lagi.
Selain mengamankan 19 orang, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Yakni enam motor, belasan HP berbagai merek, dua buah ketapel, dua batang anak panah, satu pisau cutter, dua pisau, satu saset kondom, satu tissu magic, rokok dan satu alas isap (bong).
Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku begal ini berkumpul di Kafe Pondok Meranti usai melakukan aksinya. Biasanya, transaksi dengan penadah juga berlangsung di tempat ini.
Kawanan ini pernah membegal korban di Jalan Hertasning dan Kompleks IKIP serta Racing Center. (ish/rus)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top