Metro

Tol Pettarani Terhambat Izin

MAKASSAR, BKM–Hingga saat ini pembangunan tol layang AP Petta Rani yang rencananya dibangun tahun ini belum terwujud. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengaku tetap optimis bisa mewujudkan megahproyek tersebut.

“Insya Allah, proyek infrastruktur tol dalam kota bisa terwujud tahun ini. Saat ini kita masih memperjuangkan sejumlah izin di pemerintah pusat,” tegas Danny sapaan akrab wali kota saat dihubungi BKM, kemarin.
Danny sapaan akrab wali kota juga mengaku kalau sebenarnya telah siap membangun jalan tol tersebut. “Saya siap memulai mengerjakan pembangunan proyek tahun ini. Apalagi pihaknya telah menyelesaiakan seluruh teknikal perencanaan pembangunan jalan tol dengan tidak melakukan pembebasan lahan. Bahkan seluruh study sudah selesai,” kata Danny.
Hanya memang, terhambatnya pembangunan proyek tol dalam kota disebabkan pengurusan surat surat atau izin pembangunan proyek jembatan tol dalam kota yang lebih rumit pengurusan izin ketimbang pelaksanaan pembangunannya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar telah menjalin kerjasama dengan Badan kerjasama internasional pemerintah Jepang, Japan Internasional Cooperation Agency (JICA) dan Nusantara Infrastructure, pengelola Jalan Tol Sesi Empat (JTSE).
Rencananya pengerjaan jalan layang bebas hambatan (tol) tersebut akan terkoneksi dari flyover Jalan Urip Sumoharjo, membentang di atas Jalan AP Pettarani-Jalan Alauddin. Kemudian berbelok ke arah barat menuju Jalan Metro Tanjung Bunga dan Pantai Losari.
Investor dari Jepang yang bekerjasama dengan Nusantara Infrastrukture dalam pengerjaan tol dalam kota akan menggelontorkan anggarannya sekitar Rp30 triliun.
Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo belum lama ini menyatakan dukungannya terkait rencana pembangunan jalan tol baru di Makassar.
Dia menilai sudah seharusnya diadakan pembangunan jalan tol baru lantaran kondisi lalu lintas di Kota Makassar saat ini sudah semakin padat.
“Volume kendaraan di jalanan sudah semakin meningkat. Kalau tidak ditingkatkan infrastruktur jalannya, maka beberapa tahun kedepan akan terjadi kemacetan parah,” kata Syahrul.(arf)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top