Headline

Kemenag Sulsel Minta Maaf ke Al Kalam

BKM/JULDAM MINTA MAAF - Kepala Kantor Kemenag Sulsel, H Abd Wahid Thahir didampingi Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi menyampaikan permintaan maaf kepada pengurus Al-Kalam di kantor Kemenag Sulsel di Jalan Nuri Makassar, kemarin.

MAKASSAR, BKM — Setelah mendapat protes dari sejumlah pengurus Al Kalam, akhirnya Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel menyampaikan permohonan maafnya ke Al Kalam. Permohonan maaf ini terkait pernyataan salah seorang pegawai Kemenag yang menyebutkan jika Al Kalam adalah aliran sesat.
Permohonan maaf Kemenag Sulsel disampaikan langsung Kepala Kantor Kemenag Sulsel, H Abd Wahid Thahir di depan pengurus Al Kalam yang mendatangi kantor tersebut usai salat Jumat, kemarin.
Permohonan maaf Kemenag ini juga disaksikan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi.
Sekitar 20 perwakilan Al Kalam hadir dipimpin Salim dan Dahlan. Para perwakilan Al Kalam pun menerima permohonan maaf Kemenag.
“Kami dari Kemenang Sulsel menyampaikan permohonan maaf secara tertulis. Kami juga menyatakan Al Kalam bukan aliran sesat. Kami sangat berharap Al Kalam menerima permintaan maaf kami,” kata Abd Wahab Thahir.
Salim A dan Dahlan yang mewakili anggota Al Kalam menerima permintaan maaf Kemenag. Mereka menegaskan jika Al Kalam bukan aliran sesat, bukan organinasi dan aliran lain. Tetapi Al-Kalam adalah lembaga yang mengkaji Alquran.
“Kalau ada yang menuding kami sebagai ajaran sesat sama sekali tidak bernar,” katanya.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi sangat berterima kasih kepada Al Kalam yang telah menerima permintaan maaf Kemenag Sulsel. Dengan demikian, kata Endi, semua masalah sudah selesai.
“Semua ini hanya kekeliruan dan salah paham. Semua sudah diklarifikasi. Pak Kanwil juga sudah berulang kali meminta maaf atas oknum pegawainya yang menuding Al Kalam adalah sesat,” kata Endi.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang oknum pegawai Kemenag Sulsel saat memberikan pengarahan pada pengukuhan pengurus Aliansi Nasional Anti Syiah (Annas) di salah satu masjid di Makassar 5 Februari lalu menyebut Al Kalam adalah aliran sesat. (jul)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top