Bupati Diadukan ke Kemenpan dan DPRD – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Bupati Diadukan ke Kemenpan dan DPRD

RANTEPAO, BKM — Sebanyak 68 mantan pejabat Toraja Utara, mengadukan nasibnya ke DPRD setempat setelah dua kali pelantikan digelar untuk mengisi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tapi tetap diparkir.

Dari dua kali pelantikan, tinggal satu jabatan eselon dua belum terisi yakni Dinas Pekerjaan Umum (PU). Kadis PU sebelumnya dijabat Ir Anton Toriki. Sebanyak 18 mantan pejabat juga pernah menduduki eselon dua sengaja diparkir karena dinilai melanggar UU Apartur Sipil Negara (ASN).
Mantan Kadis PU Torut Anton Toriki mengaku penon jobkan sejumlah pejabat tanpa alasan yang jelas. ”Sikap bupati melantik pejabat dinilai kental dengan aroma balas dendam Pascapilkada, ”ujar Anton saat menyampaikan aspirasinya ke DPRD.
Menurut Anton, hasil konsultasi dengan Deputi Sumber Daya manusia (SDM) Kemenpan dan Reformasi Birokrasi, tidak terakomodirnya 18 pejabat termasuk pelanggaran berat.
”Karena itu kami mengadukan nasib kami ke DPRD untuk mendapatkan kepastian, sebab mutasi dilakukan bupati Kalatiku dinilai tidak prosedural karena tidak melibatkan Baperjakat,” tambah Anton.
Wakil Ketua DPRD Toraja Utara Ronny Mappiley Katunde, usai menerima aspirasi para mantan pejabat Toraja Utara mengatakan, anggaran dihabiskan Pemkab melakukan asesmen sebagai syarat lelang jabatan secara terbuka hingga pelantikan dari pos APBD Rp 787 juta. Sekkab Lewaran Rantela’bi mengakui dirinya sebagai Ketua Baperjakat tidak dilibatkan dalam proses mutasi. Karena itu, sambung Ronny Mappiley, mutasi beberapa waktu lalu perlu ditinjau ulang karena melanggar UU ASN (gus/C).

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top