IPEPMA-SMS Minta Desa Lembang Mesakada Dimekarkan – Berita Kota Makassar
Sulselbar

IPEPMA-SMS Minta Desa Lembang Mesakada Dimekarkan

DEMO -- Para pengunjuk rasa saat menggelar aksi demontrasi di Kantor PMD Pinrang, Rabu (8/1).

PINRANG, BKM — Puluhan massa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Suppirang Mesakada Sali-sali (IPEPMA-SMS) Kabupaten Pinrang berunjuk rasa, Rabu (8/1) kemarin.
Massa menggelar aksi demostrasi ke Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Pinrang.
Dalam aksinya, masyarakat menuntut pemekaran Desa Baru yakni Lembang Mesakada yang selama ini belum direalisasikan pihak Pemerintah Kabupaten Pinrang.
“Berkas pengajuan pemekaran desa kami sudah masuk dari tahun 2005, namun hingga saat ini tidak ada realisasinya. Kami sudah bosan, setiap kita pertanyakan ke kantor PMD, kami hanya dijanji-janji terus,” lontar Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Hardianto Masarrang dalam orasinya di halaman kantor PMD Kabupaten Pinrang.
Hardianto mengungkapkan, setiap kali janji itu ditagih, pihak PMD selalu berdalih dengan alasan terkendala aturan Permendagri. Padahal, beberapa Desa lainnya di Indonesia termasuk beberapa desa di Sulsel sudah dimekarkan meski tidak melalui Permendagri tetapi berdasarkan Undang Undang RI Nomor 6 tahun 2014.
“Desa Lembang Mesakada sudah layak dan memenuhi persyaratan menjadi sebuah Desa baru, baik dari jumlah penduduk maupun kondisi geografisnya. Apalagi masalahnya,” tegasnya.
Terkait tuntutan massa tersebut, Bupati Pinrang Aslam Patonangi yang menerima langsung massa pengunjuk rasa di aula Kantor Dinas PMD mengatakan, pihaknya tidak ada niat sedikitpun untuk menghalangi pembentukan Desa Lembang Mesakada.
Tapi yang harus dipahami, selama ini Pemkab Pinrang terkendala aturan Permendagri. “Terkait aturan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014, saya sudah perintahkan Kepala Dinas PMD untuk mengkonsultasikan hal itu pusat, dan kita juga dijanji secepatnya akan ditindak lanjuti,” jelas Aslam kepada massa peserta aksi.
Massa kemudian baru membubarkan diri setelah Bupati memastikan kembali memperjuangkan aspirasi massa dan secepatnya merealisasikan jika aturan Permendagsri pusat sudah turun. (ady/C)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top