HP Empat Mahasiswa Dijarah Begal Bersajam – Berita Kota Makassar
Headline

HP Empat Mahasiswa Dijarah Begal Bersajam

MAKASSAR, BKM — Begal kembali beraksi. Kali ini lokasinya di Jalan Meranti, samping Warkop Station. Kejadiannya Rabu (8/2) pukul 01.00 Wita.
Dalam peristiwa itu pelaku berhasil menggasak harta milik empat orang mahasiswa. Mereka diancam menggunakan senjata tajam (sajam). Ada parang. Ada juga anak panah. Ditodong pada bagian leher, korban menyerahkan handphone miliknya masing-masing.
Salah seorang korban Ayu Puspita Saru (21) menuturkan, aksi begal berlangsung saat ia bersama tiga orang rekannya sementara di perjalanan menuju pulang dengan mengendarai sepeda motor.
”Saya bersama tiga teman naik motor. Saat di Jalan Meranti samping Warkop Station, tiba-tiba pelaku datang dari arah belakang. Jumlahnya kira-kira enam orang. Mereka pakai tiga motor. Masing-masing berboncengan,” ujar Ayu Puspita.
Saat berpapasan, pelaku langsung mencegat para korbannya. Rekan Ayu Puspita bernama Sulistiawan diancam menggunakan anak panah. Sementara Ayu ditodong parang.
Kawanan ini berhasil memperdayai korbannya. Mereka pun langsung menjarah HP milik korban. Masing-masing merek Samsung Galaxy J2, Iphone S5, HP Samsung lipat dan HP Samsung Galaxy Tab 2.
Empat orang yang jadi korban, satu diantaranya mahasiswa dan tiga lainnya mahasiswi. Masing-masing Ayu Puspita Sari (21), warga Jalan Antang Raya. Anni Dania (20), warga Jalan Beringin. Mutmainnah (21), warga Jalan Antang. Sulistiawan (21), warga Jalan Sungguminasa, Kabupaten Gowa. Atas insiden ini, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp10 juta.
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang AKP Warpa yang dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Hanya saja, korban belum melaporkan peristiwa yang dialaminya.
”Informasinya sudah kami peroleh dan sudah ditindaklanjuti. Hanya saja korban belum datang melapor. Untuk memudahkan polisi mengungkap kasus ini, korban harus melaporkan. Dari laporan itu kita bisa mengetahui ciri-ciri dan identitas pelaku. Kami masih menunggu korban datang melapor. Meski begitu, kami tetap menindaklanjuti kasus ini,” kata Warpa. (ish/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top