Metro

Dewan Minta Sisir Pohon-pohon Tua

MAKASSAR, BKM– Pohon-pohon besar yang telah dimakan usia berada di sejumlah titik di dalam Kota Makassar. Keberadaan pohon tua juga membuat resah warga pengguna jalan. Apalagi saat ini Kota Makassar masih memasuki musim penghujan disertai angin kencang, yang bisa mengakibatkan tumbangnya pohon tua tersebut.
Anggota DPRD Kota Makassar meminta ke Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup untuk menyisir atau memangkas pohon yang sudah dimakan usia tersebut.
“Kita minta pemkot bisa menyisir setiap pohon-pohon yang telah dimakan usia yang ada di jalan-jalan. Jika pohon tersebut terlalu lebat dahan dan daunya agar segera dipangkas dan ditebang dahannya. Namun jika pohon tersebut sudah dimakan usia hendaknya agar bisa diremajakan dengan cara ditebang dan menggantinya dengan menanam pohon baru,” tegas anggota Komisi C DPRD Makassar, Rahman Pina, kemarin.
Rahman menambahkan, kondisi cuaca saat ini sudah ekstrem apalagi sudah menimpa beberapa orang akibat pohon yang tiba-tiba tumbang dan mengenai warga yang melintas dan rumah warga.
“Hal ini tidak boleh dibiarkan jangan tunggu nanti ada musibah baru melakukan pergerakan. Segera pangkas pohon yang sudah rampuh karena jangan sampai akan melukai dan menimbulkan korban baru lagi,”ungkapnya.
Hal tersebut juga diungkapkan Legislator Fraksi Nasdem, Mario David. Mario meminta pemkot segera melakukan pemangkasan pohon-pohon tua di dalam kota.
“Jangan hanya pemkot yang memangkas, warga juga perlu membantu pemkot melakukan pemangkasan, apalagi pohon tersebut berdekatan rumah warga,” bebernya.
Terpisah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar meminta kepada seluruh masyarakat untuk waspada dalam kondisi saat ini.
Berdasarkan data dari BPBD Kota Makassar pertanggal 6 Februari sebanyak 19 bangunan berupa rumah penduduk rusak akibat tertimpa pohon tumbang. Dimana rumah yang rusak berada di Kecamatan Tamalate, Kecamatan Tamalanrea, Kecamatan Biringkanaya, Kecamatan Manggala, Kecamatan Rappocini, Kecamatan Mariso dan Kecamatan Ujung Tanah.
Hanya saja, BPBD Kota Makassar sampai saat ini belum dapat memberikan keterangan secara jelas jumlah rumah milik warga yang rusak dimasing-masing Kecamatan.
“Saya belum tahu pasti berapa itu dimasing-masing Kecamatan karena belum ada data saya punya hanya sebatas laporan saja kemarin itu,” kata Kepala BPBD Kota Makassar, Muh Rusli, Selasa (7/2).
Menurut Rusli, pihaknya juga masih melakukan verifikasi data jumlah rumah warga yang rusak akibat angin kencang yang kemudian diberikan bantuan material seperti seng, balok dan paku. “Sudah adami itu kita sempat kasih bantuan material,” katanya.(ita-arf)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top