Metro

Al Kalam Desak Kemenag Minta Maaf

MAKASSAR, BKM– Paham Al Kalam mendesak Kantor Wilayah Kementrian Agama untuk meminta maaf atas tuduhan yang memojokkan Al Kalam sebagai ajaran yang tidak perlu melaksanakan salat.
Pernyataan itu diduga disampaikan perwakilan dari Kemenag, Dr Muh Bashyir saat menghadiri acara pengukuhan ANNAS (Aliansi Nasional Anti Syiah) di Perintis kemerdekaan, baru-baru ini.
Alkausar Kalam yang merupakan anak ke tujuh dari Al Kalam mengatakan, Muh Bashyir perlu menjelaskan pernyataan tersebut dan darimana sumbernya. “Kita minta klarifikasi dari Kemenag apa dasar yang mengatakan Al Kalam tidak melaksanakan salat. Pernyataan sesat itu tidak melalui penelitian (kajian ilmiah) dan melakukan klarifikasi (tabayyun) terhadap pihak yang dituduhkan,” jelasnya saat memndatangi Redaksi Berita Kota makassar, Selasa (8/2).
Ia juga mendesak Kemenag Sulsel memfasilitasi memberikan klarifikasi melalui media supaya pernyataan yang disampaikan oleh Muh Basyir bisa segera diselesaikan. “Kita menuntut agar Muh Basyir diberikan sanksi dari Kemenag supaya ada efek jera atas tindakan gegabah yang dilakukannya,” tegasnya.(war)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top