Gojentakmapan

Lembara Analisis Potensi dan Keunggulan Lokal di Dua Desa

TAKALAR, BKM — Lembaga Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat Takalar (LembaraTakalar) bekerja sama FIK Ornop Sulsel-HIVOS MAVC dan Pemerintah Kabupaten Takalar melakukan diskusi tentang ‘analisis potensi dan keunggulan lokal menuju desa mandiri’ di aula kantor PNPM Sanrobone, Kabupaten Takalar, Minggu (5/2).
Kegiatan ini diikuti perwakilan masyarakat dari Desa Laguruda dan Desa Ujung Baji. Peserta terdiri tokoh masyarakat, pemerintah desa, tokoh perempuan, tokoh pemuda, ketua BPD, ketua BUMDes, petani dan nelayan. Dikusi tersebut menghasilkan data kualitatif dan kuantitatif yang menjadi dasar dalam melakukan perencanaan pembangunan menuju desa mandiri.
Rudi Amir yang memandu diskusi dalam rilisnya, Selasa (7/2), mengatakan, dikusi tersebut menghasilkan beberapa temuan tentang potensi lokal, baik yang sudah dimanfaatkan secara maksimal maupun potensi lokal yang masih jauh dari maksimal pemanfaatannya.
Rudi menjelaskan, potensi lokal yang sudah dimanfaatkan secara maksimal atau masuk kategori sangat tinggi menurut penilaian peserta diskusi yaitu di sektor kelautan, seperti rumput laut dan penangkapan ikan.
”Setelah itu sektor pertanian jagung dan padi yang memiliki kategori tinggi menurut penilaian peserta. Keempat potensi tersebut sudah sejak lama menjadi keunggulan lokal dari kedua desa tersebut,” kata Rudi.
Direktur Lembara, Faisal Amir, menyebutkan, potensi lokal lainnya seperti pertanian daun bawang, kacang-kacangan, mangrove, serta potensi laut dan pertambakan seperti kerang, udang, ikan bandeng, ebi, masih termasuk pada kategori sedang dan rendah.
”Hambatan sehingga sebagian besar potensi lokal belum dimanfaatkan secara maksimal karena beberapa faktor. Seperti minat masyarakat untuk mengembangkannya masih rendah akibat dari sumberdaya pendukung dari potensi tersebut sangat susah untuk diadakan,” jelas Faisal.
Contohnya, lanjut Faisal, untuk peternakan sapi, kerbau dan kambing terhambat sumber pangan yang terbatas di kedua desa tersebut. Selain itu juga terkendala pemasaran atau bersifat musiman. (rls)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top