Headline

Begal Perampas Motor Ditembak Dua Kali

MAKASSAR, BKM — Seorang tersangka kasus pencurian dengan kekerasan diamankan aparat Polsek Panakkukang. Akbar Hidayat alias Akbar (22) yang melakukan aksi begal di sejumlah tempat bahkan harus dilumpuhkan dengan dua kali tembakan.
Warga Kassi, Antang, Kecamatan Manggala ini terpaksa dihadiahi timah panas karena mencoba melawan petugas. Ia berusaha kabur, Senin (6/2) pukul 22.00 Wita ketika digiring ke lokasi tempatnya pernah beraksi.
”Tiga kali tembakan peringatan ke udara tidak digubris. Tersangka masih saja berusaha kabur. Tindakan tegas dilakukan dengan membidik kakinya. Selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara guna perawatan medis,” kata Kapolsek Panakkukang, Kompol Dodik, Selasa (7/2).
Diakui Dodik, dalam melakukan aksinya tersangka cukup lihai. Bahkan tidak segan-segan melukai korbannya jika melawan. Sasarannya adalah mereka yang tengah berdiri di pinggir jalan. Tersangka yang datang secara tiba-tiba langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam.
”Seorang korban ditikam pada bagian pinggangnya. Setelah korbannya terjatuh, tersangka kemudian membawa kabur motor Yamaha Xeon warna hitam milik korban,” terang Dodik lagi.
Dalam catatan kepolisian, tersangka melakukan aksi begalnya di beberapa titik. Pada tanggal 28 September 2016, korbannya bernama Suryadi. Yang dibawa kabur adalah motor Yamaha Jupiter MX warna merah DD 4162 MN.
“Saat kejadian, korban sementara berteduh di sebuah ruko Jalan TMP (Taman Makam Pahlawan). Tiba-tiba tersangka datang minta tolong untuk diantar. Dalam perjalanan di Jalan Racing Center, pelaku mengancam korban menggunakan pisau. Setelah itu membawa kabur motornya,” beber Kapolsek.
Korban lainnya adalah Murniati. Motor Yamaha Mio warna ungu bernomor polisi DD 5649 VH, HP serta tas digasak pelaku.
“Untuk yang ini (Murniati), tersangka melancarkan aksinya saat korban sementara berhenti untuk menelpon. Tiba-tiba pelaku datang dan duduk di belakang korban. Dia memaksa dan mengancam korban mengunakan senjata tajam. Kemudian mengambil paksa tas, HP beserta motor korban. Aksi ini dilakukan 12 September 2016,” terangnya.
Selanjutnya, 25 September 2016, pelaku kembali melakukan aksinya. Korbannya kali ini adalah Muh Haidir. Barang buktinya Honda Beat warna merah DD 2449 QK, HP merek Oppo, helem dan tas berisi surat-surat penting.
“Korban sementara berhenti di pinggir jalan karena ingin memasukkan HPnya ke dalam tas. Tiba-tiba pelaku datang dan duduk di belakang motor. Dia mengancam dengan sajam dan menyuruh korban membawa motornya. Saat di Jalan Racing Centre, pelaku mendorong korban sampai jatuh. Selanjutnya membawa lari motor, HP, helm dan tas beserta surat-surat penting milik korban,” jelas Dodik lagi.
Aksi selanjutnya di Jalan Racing Centre depan RM Ulu Juku pada bulan September 2016. Pelaku berhasil mengambil motor Mio Soul warna hijau. Lalu di Jalan Baiturahman pada bulan September 2016. Dia mengambil motor Mio Soul warna biru.
Polisi telah mengamankan barang bukti dalam kasus ini. Yakni seilah pisau dapur yang digunakan untuk mengancam dan melukai korban.
Menurut Dodik, petugas telah melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Seseorang yang diduga sebagai penadah barang hasil curian Akbar diamankan di Jalan Masjid H Sulaimana Perintis Kemerdekaan.
Ruma alias Dg Iwan (39) yang berprofesi sebagai penjaga perumahan, membeli sepeda motor Yamaha Xeon warna hitam. Sedangkan dua penadah lainnya berinisial JN dan SN masih dalam pengejaran. (ish/rus)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top