Sulselbar

Dua Begal Sadis Dilumpuhkan

DITEMBAK -- Unit Resmob Polres Pinrang bersama tersangka usai ditembak karena berusaha kabur dari kejaran petugas.

PINRANG, BKM — Dua begal sadis yang pekan lalu membegal mahasiswi STIKES Baramuli Pinrang bernama Reski Amelia (19) berhasil ditangkap, Senin (6/2). Keduanya Hendi Nurbaya (18) dan Hendra (29) terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melawan saat ditangkap.
Kasus ini terjadi di Jalan Tirta Sawitto depan Taman Makam Pahlawan Palia Kecamatan Paleteang, (30/1) lalu.
Dua pelakunya Hendi Nurbaya warga jalan Landak Kelurahan Benteng Sawitto Kecamatan Paleteang dan Hendra Bin Lapatta (29), warga Tassokkoe Kelurahan Salo Kecamatan Watang Sawitto Pinrang berhasil ditangkap secara terpisah.
Penangkapan dipimpin Ipda Hasmun, SH bersama enam orang unit anggota Resmob Reskrim Pinrang.
Kasus ini terungkap saat ditemukannya ponsel korban yang telah dijual pelaku di Counter Celluler milik Ahmad di jalan Lerang-lerang, Minggu (5/2).
Setelah dilakukan pengembangan terungkap ponsel tersebut dijual Hendi. Tersangka Hendi ditangkap di rumahnya. Dari keterangan Hendi diketahui bahwa saat beraksi ditemani Hendra.
Polisi bergerak cepat dan meringkus Hendra di Jalan Gabus Kelurahan Penrang Kecamatan Watang Sawitto, Pinrang, Senin dini hari.
Saat dilakukan pengembangan menuju kampung Desa Boki untuk melakukan penyitaan barang bukti Iphone 4S di konter milik Muh Yunus, kedua tersangka mencoba berusaha kabur dan melakukan perlawanan.
Terpaksa polisi mengarahkan tembakan ke kaki keduanya dibagian betis setelah tidak menghiraukan tembakan peringatan.
Kepada keduanya polisi menyita satu unit sepeda motor Yamaha Mio GT milik pelaku Hendra, ponsel merk Samsung tipe GT1272 dan satu buah ponsel merek Aple tipe 4.S, termasuk 1 lembar sarung yang digunakan pelaku Hendra saat beraksi.
Kapolres Pinrang AKBP Joko Leo Triwibowo membenarkan penangkapan kedua begal sadis ini. “Keduanya terpaksa dilumpuhkan karena mencoba kabur saat dilakukan pengembangan,” tegas Kapolres AKBP Leo Joko, Senin kemarin.
Sementara Kasat Reskrim AKP Muh Nasir menambahkan, hasil interogasi kedua tersangka mengakui perbuatannya di TKP di jalan Tirta Sawitto depan Taman Makam Pahlawan Palia kecamatan Paleteang, 30 Januari lalu.
“Kita masih dalami komplotan ini, apakah ada kaitannya dengan tersangka begal sebelumnya Zulkifli alias Karippi (15) dan Syamsul Bahri alias Aco (26),”ungkap AKP Nasir yang dihubungi saat berada di Mapolda Sulsel, kemarin.
“Kedua pelaku mengaku menjual hp di dua konter Handphone dengan harga Rp500 ribu hingga Rp1 juta perunitnya. Katanya pelaku mberaksi untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya,” tegasnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Hendra dan Hendri akan dijerat pasal 363 KUHPidana tentang pencurian disertai pemberatan (Curat). (ady/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top