Ratusan Rumah di Maros Baru Terendam – Berita Kota Makassar
Gojentakmapan

Ratusan Rumah di Maros Baru Terendam

MAROS, BKM — Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur beberapa wilayah di Kabupaten Maros, membuat tanggul pembatas Sungai Maros yang terhubung aliran sungai wisata air terjun Bantimurung jebol.
Akibatnya, ratusan rumah warga dan ribuan hektare areal persawahan di Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, terendam banjir. Banjir terparah terjadi Desa Borikamase Kecamatan Maros baru.
Dimana, salah satu jalan yang menjadi satu-satunya akses penghubung menuju enam dusun tersebut, mengalami lumpuh total. Sehingga tidak dapat dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat.
Salah seorang warga Desa Borikamase, Abdul Halik (56), mengaku terpaksa meliburkan diri sebagai petani. Banjir seperti ini merupakan hal rutin yang dialami setiap tahunnya bersamaan warga sekitar ketika aliran sungai Maros meluap.
”Ini sudah menjadi agenda tahunan ketika memasuki musim penghujan. Apalagi, jika hujan deras yang turun berlanjut selama empat hari seperti kemarin dari hari Kamis hingga saat ini,” ujarnya Minggu kemarin (5/2).
Data yang dieperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros mencatat, sedikitnya empat desa di Kecamatan Maros Baru dan sembilan lingkungan dan kelurahan di Kecamatan Lau juga mengalami banjir.
”Untuk Kecamatan Maros Baru yang mengalami bencana, di antaranya Desa Mattirotasi dengan tiga dusun, yakni Desa Majannang tiga dusun, Desa Borikamase lima dusun, terakhir Desa Pannambungan dengan dua dusun. Untuk di Kecamatan Lau, terjadi di Kelurahan Mattirodeceng, Lingungan Sampobia, Lingungan Galaggara, Lingkungan Balompong Kamlong, dan Lingkungan Langkeang Kamoong Barayya,” beber Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Maros, Husair Tompo.
Husair Tompo melanjutkan, saat ini pihaknya baru menyalurkan bantuan kepada korban angin puting beliung. Untuk korban banjir, pihaknya masih melakukan pendataan terhadap semua korban banjir.
”Untuk bantuan awal terhadap para warga yang terkena bencana, pihak kami baru memberikan bantuan terhadap korban angin puting beliung. Namun untuk korban banjir, anggota kami sementara melakukan pendataan terhadap para warga yang terkena banjir serta apa saja yang mereka butuhkan,” ungkapnya.
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Maros Daerah Pemilihan 1 Turikale, Maros Baru, Suhartina Bohari saat ditemui di lokasi banjir tengah sibuk membagikan bantuan berupa sembako, mengatakan, dirinya melakukan pembagian sembako kepada warga merupakan bentuk kepeduliannya terhadap sesama yang tengah dilanda musibah.
”Saya ke sini karena mendapatkan info kalau korban banjir masih dalam pendataan untuk menerima bantuan. Daripada mereka harus menunggu lagi. Mungkin ada baiknya kalau saya langsung memberikan kepada mereka bantuan yang walau tak seberapa, tapi setidaknya dapat membantu menambah bahan makanan mereka yang mulai menipis,” katanya.
Suhartina Bohari yang merupakan anggota DPRD Maros dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga berjanji akan mempercepat perbaikan tanggul yang sudah jebol. ”Jadi sebenarnya, tujuan saya itu ke sini untuk memantau langsung tanggul yang sudah rusak. Nantinya, kondisi tanggul sepanjang 6 kilometer ini akan saya bahas ke Musrenbang untuk dijadikan skala prioritas dalam pengerjaanya,” tutupnya. (ari/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top