Penyidik Panggil Anggota DPRD – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Penyidik Panggil Anggota DPRD

LAMAR -- Wabup Supriansa foto bersama Sekretaris KNPI Makassar Irwan Ade Saputra usai melamar pujian hatinya Andi Nurul Mulisa, Sabtu (4/2)

PAREPARE, BKM — Penyidik Polres Parepare, segera memanggil sejumlah anggota Komisi II DPRD untuk dimintai keterangan sebagai saksi kasus dugaan penghinaan dr Muhammad Yamin oleh dua oknum anggota Dewas Abdul Rahman Saleh dan Rahman Mappagiling, Senin (6/2) hari ini.
“Surat panggilan kepada sejumlah anggota Komisi II sedang dibuat dan akan dikirim Senin ini sambil berkoordinasi dengan pimpinan, berapa orang anggota Komisi II yang akan dipanggil sebagai saksi,” ujar Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Herly Purnama melalui penyidiknya Aipda Ashar Attas, Jumat (3/2).
Menurutnya, dalam kasus ini, penyidik memerlukan tambahan keterangan saksi dari pihak Komisi II DPRD Parepare. Mengingat kasus ini berawal dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi II DPRD Parepare bersama pihak BPJS Kesehatan, Dewas dan pihak manajemen RSUD Andi Makkasau, awal Januari lalu.
Sebelumnya, penyidik telah meminta keterangan pelapor dr Muhammad Yamin dan 5 orang saksi, termasuk dua oknum Dewas RSUD, Arsal dan Rahman Mappagiling selaku terlapor.
Menurut Kasat Reskrim sebelum kedua oknum Dewas RSUD, ditetapkan tersangka, penyidik terlebih dulu melakukan gelar perkara.
“Setelah sudah ada keterangan dari anggota komisi II, maka pihak penyidik melakukan gelar perkara dulu agar lebih jelas kekuatan hukumnya,”jelasnya.
Wakil Ketua DPRD Parepare Rahmat Sjamsu Alam, yang memimpin RDP di Komisi II, awal Januari lalu menyatakan siap menjadi saksi. ”Saya siap menjadi saksi apabila itu dibutuhkan penyidik,” terangnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris Komisi II DPRD Parepare, M Yusuf Nonci. Ia mengaku siap dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus ini.”Jika diminta penyidik saya siap menjadi saksi,” beber Yusuf.
Sementara Ketua DPRD Parepare, H Kaharuddin Kadir mengakui masalah ini merupakan persoalan internal antara Dewas dan manajemen RSUD.
“Selama sesuai prosedur, saya kira itu wajar kalau penyidik membutuhkan keterangan tambahan dari anggota komisi II,” tandasnya. (smr/C)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top