Gojentakmapan

Antisipasi Bencana, Bupati Bentuk Posko TTDBD

BKM/KR KULLE Pejabat jeneponto memimpin perbaikan selasar jembatan sapayya seperti terlihat Kepala BPBD Jenepinto Anwaruddin Munassar baju biru muda

JENEPONTO, BKM — Untuk mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrim, Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar membentuk Posko induk Tim Tanggap Darurat Bencana Daerah (TTDBD) Jeneponto. Tim ini terdiri dari unsur TNI, Polri, Tagana, TRC, Pramuka, PMI, dan dinas terkait bencana. Posko ini dibangun di halaman kantor Satpol PP dan Damkar Jeneponto, Jalan Lanto Daeng Pasewang Bontosunggu, Kabupaten Jeneponto.
Pascaterbentuk, tim ini langsung bekerja. Pada Jumat (3/2), tim mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Kampung Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea. Selain di Bontotangnga, batang pohon yang tumbang juga menimpa mobil di Kampung Pammisorang, Desa Maccini Baji, Kecamatan Batang, juga sudah dievakuasi dengan memotong pohon menggunakan mesin gergaji senso.
Bukan itu saja, tim ini juga memperbaiki selasar Jembatan Sappaya yang tergerus air. Sehingga tidak lama lagi jembatan ini sudah bisa dilalui,” jelas Kepala BPBD Jeneponto, Anwaruddin Munassar, didampingi Kasi Kedaruratan, Burhanuddin Sila, saat memperbaiki selasar Jembatan Sapayya, Desa Kareloe, Kecamatan Bontoramba.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (5/2) ini juga dihadiri Kepala Dinas PU Jeneponto, H Abd Malik, Kadishub, Arfan Tompo, Kapolsek Tamalatea, AKP Syahrul, dan masyarakat setempat.
Anwaruddin juga meluruskan informasi yang berkembang kalau Jembataran Sapayya ambruk. Menurutnya, bukan ambruk tapi hanya selasar atau penghubung bagian ujung jembatan saja yang tergerus air.
”Jadi bukan jembatannya ambruk. Kita juga akan memperbaiki Jembatan Kalimporo yang rusak akibat diterpa air bah beberapa waktu lalu. Dengan demikian, arus lalulintas barang dan jasa dapat kembali lancar,” kata Burhanuddin Sila.
Hal itu pun dibenarkan Kepala Dinas PU Jeneponto, Abd Malik. ”Makanya saya kaget jika dikatakan Jembatan Sapayya ambruk. Setelah saya lihat, bukan jembatan yang ambruk tapi hanya selasar. Dan kita sudah mulai perbaiki. Semoga dalam satu atau dua hari ini sudah bisa dilakui,” jelas Malik.
Kadishub, Arfan Sanre menambahkan, Jembatan Sapayya itu bukan jalan nasional. Tapi hanya masuk jalan kabupaten yang menghubungkan antar desa. Bukan antar kabupaten. Sehingga atas informasi ini, banyak yang menelepon kepadanya, baik dari Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Selayar, Makassar, dan lainnya.
”Jadi saya sampaikan kalau Jembatan Sapayya itu bukan jalan nasional yang dilalui kendaraan lintas kabupaten. Jadi kendaraan motor maupun mobil yang melintas di jalan nasional, baik yang mau masuk maupun keluar Jeneponto, semua lancar. Termasuk pohon tumbang kita sudah disingkirkan. Semua karena kita sudah siap dengan segala peralatan kalau ada bencana,” jelas Arfan Sanre. (krk/mir/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top