Sulselbar

Bupati Harap Sepakbola Mamuju Ditingkatkan

MAMUJU, BKM — Turnamen sepakbola memperebutkan Piala Bupati Mamuju atau Bupati Cup I 2017, pada Rabu (1/2), resmi ditutup Bupati Mamuju, Drs H Habsi Wahid MM. Turnamen ini sendiri berlangsung selama 12 hari sejak 21 Januari 2017 lalu.
Turnamen yang berlangsung di Stadion Manakarra, diakhiri kick off final OTP 37 Mamuju vs PORDAYA FC Tapalang dengan skor akhir 3–0. Dari 12 tim yang berlaga, OTP 37 Mamuju berhasil jadi juara 1 dan merebut Bupati Cup 1 dengan hadiah sebesar Rp15 juta, disusul PORDAYA FC Tapalang yang menjadi juara II dengan hadiah sebesar Rp7 juta, serta juara III bersama yang direbut Mitra Manakarra dan Kecamatan Kalukku masing-masing mendapatkan hadiah senilai Rp3 juta.
Top skor direbut pemain OTP 37 Mamuju atas nama Ahmad Alamsyah mendapatkan hadiah senilai Rp1 juta. Untuk pemain terbaik atau Best Player juga direbut pemain OTP 37 Mamuju atas nama Rezki Fandi dan menerima hadiah yang sama.
Penutupan turnamen ini turut dihadiri ketua pengadilan Mamuju, Kasdim 1418 Mamuju, perwakilan Polres Mamuju, asisten I Pemkab Mamuju, serta para pimpinan SKPD Pemkab Mamuju. Selain uang tunai, masing-masing juara juga mendapatkan tropi.
H Habsi Wahid yang ditemui usai menyerahkan tropi, mengatakan, Bupati Cup 1 ini merupakan satu prestasi yang sangat luar biasa kepada anak–anak. Utamanya dalam melakukan pembinaan olahraga sepakbola yang ada di daerah Mamuju.
”Tentunya ke depan kita berharap ini bukan hanya kompetisi per kecamatan. Tapi akan ditingkatkan menjadi kompetisi besar klub–klub sepakbola yang ada di Kabupaten Mamuju. Yang ingin dicapai di sini adalah mengembangkan persepakbolaan di Kabupaten Mamuju. Setidaknya bisa setara dengan daerah lain. Bahkan sampai ke tingkat nasional sepeti Liga Nusantara, Liga Utama. Bahkan yang terpenting melakukan putaran–putaran kompetisi bisa kita lakukan setiap tahunnya,” ujar Habsi.
Meski dari 11 kecamatan yang ada di Mamuju masih ada kecamatan yang tidak ikut, tentu akan didorong supaya semua kecamatan bisa terlibat. Tentunya itu melalui camat untuk terus melakukan pembinaan olahraga di setiap kecamatan, supaya tidak ada lagi kecamatan yang tidak ikut. (ala/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top