Mobdin Kodim Takalar Seruduk Rumah Warga – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Mobdin Kodim Takalar Seruduk Rumah Warga

LAKA -- Mobil operasional Kodim 1410 Selayar mengalami kecelakaan lalulintas di Lamalaka Bantaeng, Selasa (31/1).

BANTAENG, BKM — Mobil Dinas (Mobdin) Kodim 1426 Takalar yang digunakan sebagai kendaraan operasional mengalami kecelakaan tunggal di depan Pondok Pesantren DDI Mattoanging, Kelurahan Lamalaka, Kecamatan Bantaeng, Selasa (31/1), pukul 21.30 Wita.
Mobil yang dikemudikan Sertu Abdullah dengan plat nomor TNI 57707-VII, menyeruduk rumah warga atas nama Mustari. Bodi bagian depan, kiri, atas penyot. Kaca depan dan samping kanan pecah.
Mobil jenis minibus izusu ini menubruk kamar depan rumah tersebut.
Beruntung, kata Saleh Adil, warga setempat, seisi rumah berada di ruang keluarga di bagian belakang. Mustari sendiri, kata dia, sedang menunaikan shalat.
Sejumlah sumber di TKP mengatakan, rumah berjarak sekitar dua meter dari bahu jalan ini, sudah dua kali diseruduk mobil dari arah yang sama. Kata Saleh, tiga bulan lalu, sebuah mobil minibus jenis suzuki furura (ada yang bilang suzuki AVP), juga menabrak di posisi yang sama.
Menurut Serda Ilyas yang menumpang dimobil tersebut, dia bersama Sertu Abdullah kembali dari Korem 141 Toddopuli Watampone menuju Takalar.
Menurutnya keberangkatannya ke Bone adalah mengantar berkas laporan dari Kodim 1426.
Serda Ilyas mengaku tidak tahu persis bagaimana awal kejadiannya. Tiba-tiba, kata dia, mobil oleng dan langsung menyeruduk rumah warga. “Mungkin karena jalanan licin akibat diguyur hujan”, katanya.
Saleh mengatakan, penumpang dan sopir maupun pemilik rumah masih dilindungi Tuhan. Kata dia, penumpangnya tidak mengalami cidera. Hanya sopirnya yang dilarikan ke rumah sakit.
Beruntungnya, kata Saleh, Mustari mengidap penyakit jantung tapi tidak shock. Isterinya yang bernama Sitti sedang sakit dan tengah berbaring di kamarnya.
“Beruntung pemilik rumah tidak ada yang pingsan. Soalnya, pak Mustari itu jantungan dan isterinya sedang sakit”, paparnya.
Serda Ilyas menambahkan, Sertu Abdullah mengalami pusing berat sesaat setelah kejadian. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kata dia, Abdullah dilarikan ke Intalasi Gawat Darurat (IGD) Prof Anwar Makkatutu Bantaeng.
(wam/C)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top