Calon Sekkot Harus Bebas Pungli – Berita Kota Makassar
Metro

Calon Sekkot Harus Bebas Pungli

MAKASSAR, BKM–Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto memastikan segera menggelar lelang jabatan Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar dalam waktu dekat. Berbagai persaratan telah ditetapkan wali kota termasuk calon Sekkot Makassar harus bebas dari pungutan liar (pungli).

Termasuk kata Danny sapaan akrab wali kota, yang menjadi persaratan prioritas yakni calon sekkot harus memiliki pengalaman yang cukup di pemerintahaan, senior dalam kepangkatan atau dari kedudukan strategis.
“Pejabat yang memiliki integritas dan bebas dari pungli sangat berpeluang untuk ikut dalam lelang Sekkot Makassar yang akan segera kami laksanakan,” ujar Danny, Rabu (1/2).
Selain bebas pungli, kriteria pejabat yang diharapkan dapat menggantikan posisi Ibrahim Saleh atau akrab disapa Ibe yaitu orang yang Sombere atau cukup dikenal dan diterima semua pihak baik dari internal pemerintah kota maupun masyarakat umum.
Pasalnya, tambah Danny, sebagai pemimpin khususnya di birokrasi, harus dapat memiliki sikap yang baik dan diterima dengan semua pihak. “Saya transparan dan terbuka bagi siapapun pejabat yang ingin ikut seleksi. Ini lelang terbuka dan siapapun yang memenuhi kriteria bisa ikut,” tegas Danny.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Makassar, Andi Bukti Djufri yang turut disebut namanya sebagai figur yang berpeluang jabat Sekkot Makassar mengaku, telah siap untuk mengikuti proses pendaftaran lelang Sekkot Makassar. Apalagi dia telah memenuhi persaratan yang seperti telah menjabat dua kali sebagai kadis yakni Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, Kepala Dinas PMPTSP, Camat Ujung Pandang dan Camat Panakkukang.
“Kalau persyaratan sudah memenuhi, tinggal tunggu pendaftaran saja dan menunggu petunjuk dari pak wali. Tergantung pak wali saja, siapa yang direkomendasikan atau dipilih nantinya. Jelasnya saya siap untuk ikut pendaftaran apalagi sudah memenuhi persyaratan,” ujarnya.
Diketahui, sedikitnya enam pejabat yang santer dibicarakan di Pemerintah Kota Makassar yang layak bersaing menduduki jabatan Plt Sekkot Makassar. Mereka dinilai memiliki pengalaman di pemerintahan. Mereka yakni Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkot Makassar, Muh Sabri. Muh Sabri sudah pernah menjabat Kasatpol PP dan Kepala Dinas Perhubungan. Figur kedua, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Makassar, Irwan Rusfiadi Adnan. Irwan juga dikenal pekerja ulet selama menjabat Kadis Tata Ruang dan Bangunan serta Asisten di Pemkot Makassar.
Sementara itu, figur lainnya, Kadis Perizinan, Andi Bukti Djufri. Andi Bukti juga dikenal sebagai pejabat yang pekerja ulet sewaktu menjabat Kadis Tenaga Kerja.
Begitupun, dengan figur lainnya yakni Kadis Tenaga Kerja, A Irwan Bangsawan. Irwan Bangsawan juga pantas menjabat Plt Sekkot Makassar. Dia dikenal sebagai sosok yang mampu bekerja sama dengan stafnya untuk menyukseskan program kerjanya seperti sewaktu menjabat Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) dan staf ahli.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Erwin Syafruddin Hayya juga sosok yang mampu menduduki jabatan Plt Sekkot Makassar. Erwin dikenal sebagai motor penggerak dalam hal pengelolaan anggaran dan aset sehingga Kota Makassar bisa meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Sulsel.
Figur keenam yakni, Kepala Dinas Sosial, Mukhtar Tahir. Mukhtar juga disebut-sebut memiliki pengalaman banyak di pemerintahan dan mampu menduduki jabatan Plt Sekkot Makassar. Mukhtar dinilai mampu bekerjasama dengan bawahannya, seperti saat menjabat Kepala Humas dan Kadis Komunikasi dan Informasi.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto sebelumnya mengatakan, figur yang layak ditunjuk sebagai plt sekkot yakni figur yang memiliki integritas dan berkomitmen dalam menjalankan amanah.
Pemerintah Kota Makassar masih merampungkan seluruh persiapan pelaporan pelaksanaan lelang jabatan Sekretaris Kota Makassar ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Rekomendasi pelaksanaan lelang jabatan sekkot nantinya dikeluarkan KASN menjadi bahan laporan pelaksanaan lelang jabatan ke Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan. (arf)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top