Pemprov Perjuangkan Nasib Honorer K2 – Berita Kota Makassar
Metro

Pemprov Perjuangkan Nasib Honorer K2

MAKASSAR, BKM — Hingga saat ini, nasib tenaga honor Kategori 2 (K2) belum jelas. Bertahun-tahun, para tenaga honorer menggantungkan harapan pada pemerintah agar diperjuangkan menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Awal tahun 2017 ini, angin segar berhembus dari pemerintah pusat. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan RB) berjanji akan melakukan pengangkatan CPNS sebanyak 57.000 orang untuk seluruh Indonesia.
Kebijakan itu akan direalisasikan setelah Undang-undang (UU) terkait Aparatur Sipil Negara (ASN) direvisi oleh DPRD.
Hanya saja, sejauh ini belum jelas mekanisme perekrutan CPNS yang akan dilakukan. Namun, diharapkan, kebijakan pemerintah pusat itu bisa mengakomodir tenaga K2 yang masih banyak tersisa.
Di lingkup Pemprov Sulsel saja, tercatat masih ratusan honorer K2 yang menggantungkan nasib pada kebijakan pengangkatan CPNS.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pun melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) belum bisa memastikan terkait pengangkatan mereka.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Selatan, Ashari Fakhsarie Radjamilo, bahkan mengaku masih bingung dan belum menerima informasi lebih lanjut tentang nasib K2.
Namun, dirinya berjanji akan melakukan konsultasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mencari tahu kepastian pengangkatan K2 menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
“Saya akan bertemu dengan Menpan RB dan Kepala BKN untuk membahas langsung persoalan ini. Nanti setelah pelantikan pejabat Eselon III dan IV saya lakukan. Kan katanya mau ada pengangkatan 57.000 itu, tapi saya tidak berani juga memastikan. Sementara, di Sulsel masih ada 851 yang belum terangkat. Dan itu yang mau dipertanyakan, apakah betul akan ada pengangkatan K2 jadi PNS,” tutur Ashari, Selasa (31/1) di ruang kerjanya.
Dia juga mengaku telah menerima keluhan dari BKD kabupaten/kota terkait nasib honorer K2 tersebut. Namun dirinya tak bisa memberikan penjelasan lebih jauh karena sejauh ini belum ada surat atau penjelasan resmi dari Menpan-RB.
Sementara itu, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo juga mengharapkan, pemerintah pusat bisa memberi kabar yang pasti alias jangan mengambang. Karena sebelumnya pernah ada rencana semacam itu tapi akhirnya tidak terlaksana. Syahrul juga mengaku kompetensi seluruh pegawai honorer K-2 pasti telah diuji sehingga perekrutan harus melaui tahapan yang sesuai aturan.
Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel, Andi Arwin Azis menambahkan, rencana pengangkatan honorer K-2 menjadi CPNS tentu telah melalui perhitungan yang panjang dari berbagai hal, termasuk anggarannya.
Pemerintah Provinsi Sulsel tentu akan segera menyesuaikan apabila kebijakan ini terealisasi termasuk anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) yang pasti bertambah untuk menggaji CPNS yang baru. “Anggaran daerah tidak akan terganggu apabila honorer K-2 di angkat menjadi CPNS karena semua hak CPNS ditanggung pemerintah pusat,” jelasnya. (rhm)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top