Dewan Lutim Hearing Pemkab – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Dewan Lutim Hearing Pemkab

LUTIM, BKM — DPRD Luwu Timur telah melayangkan undangan kepada sejumlah pihak seperti Sekkab, Inspektorat, bagian hukum dan dinas Pendidikan, Selasa (31/1)
Undangan yang dilayangkan oleh pihak DPRD tersebut dalam rangka Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait adanya kegiatan pengecekan golongan darah dan pembuatan ID Card siswa dan guru serta pegawai dengan membebankan biaya senilai Rp23 ribu per orang. Rencananya, RDP digelar, Rabu (1/2)
Wakil Ketua DPRD Luwu Timur, HM Siddiq BM yang ditemui awak media membenarkan adanya undangan tersebut. Menurutnya, pihak DPRD mengundang pihak terkait dalam rangka mendengarkan pendapat soal kegiatan pengecekan golongan darah ini.
“Kita undang Bupati dalam hal ini Sekda, Inspektorat, bagian hukum dan Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan. Undangan itu terkait pengecekan golongan darah dengan membebankan senilai Rp23 ribu per orang,” ungkap legislator partai Nasional Demokrat (Nasdem).
Siddiq menjelaskan, dalam RDP nantinya, pihak DPRD dalam hal ini komisi satu akan mempertanyakan apakah sebelumnya rekomendasi yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan, La Besse itu sudah dikoordinasikan dengan Bupati, HM Thorig Husler.
“Kita juga menghadirkan Inspektorat alasannya adalah sebagai auditor internal Pemda, apakah keadaan ini menurut Inspektorat melanggar mekanisme atau peraturan perundang – undangan. Kenapa bagian hukum karena mereka mengatur tata naskah,” ungkapnya.
Menurutnya, seluruh pembiayaan penyelenggaraan pendidikan di kabupaten Luwu Timur ini telah diakomudir didalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). “Kalau tiba – tiba ada seperti itu kenapa tidak minta waktu pembahasan yang lalu,” ungkapnya.
DPRD perlu berfikir pra duga tidak bersalah dan boleh juga tidak bersalah, sehingga DPRD akan menghadirkan pihak yang dinilai berkompeten untuk memberikan pertimbangan.
Sebelumnya, Penyidik Kepolisian Resor (Polres) Luwu Timur telah mengusut kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) kegiatan pengecekan golongan darah plus pembuatan ID Card siswa dan guru serta pegawai. Saat ini kasus tersebut sudah dalam tahap Penyidikan.
Ketua Tim Sapu bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli), Kompol Armin mengatakan, setelah dilakukan permintaan klarifikasi sejumlah pihak terkait maka status kasus dugaan Pungli tersebut telah ditingkatkan dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan. (alp/C)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top