Begal Dua Sekawan tak Ingin Berpisah – Berita Kota Makassar
Headline

Begal Dua Sekawan tak Ingin Berpisah

MAKASSAR, BKM — Dua sekawan pelaku begal ini tergolong setia. Mereka tak pernah berpisah dalam melakukan aksi kriminalnya. Keduanya pun tertangkap polisi dalam waktu yang hampir bersamaan.
Mereka diringkus tim khusus Polda Sulsel. Saat beraksi, keduanya cukup lihai. Bahkan tak segan-segan melukai korbannya. Apalagi jika melawan.
Penangkapan bermula ketika polisi menerima informasi tentang keberadaan pelaku, Senin (30/1) pukul 03.30 Wita. Petugas langsung bergegas ke lokasi yang disebutkan, yakni Jalan Skarda.
Benar saja, kedua buruan polisi itupun berhasil diamankan. Selanjutnya digiring ke posko Resmob Polda Sulsel guna menjalani pemeriksaan.
Tersangka yang diamankan pertama adalah Rangga (22). Warga Jalan Sultan Alauddin 2 Lorong 8 Setapak 1.
Dihadapan polisi, dia mengaku kerap melakukan aksi begal bersama rekannya bernama Andi alias Fandi. Bukan hanya sekali mereka membegal.
”Sudah beberapa kalimi, Pak (melakukan begal). Saya ditemani teman bernama Andi. Kami tidak pernah berpisah,” ujar Rangga.
Selain menyebut rekannya, tersangka juga merinci lokasi aksinya membegal korban. Diantaranya di Jalan Tabaria pada bulan Januari 2017. Korbannya seorang wanita yang sedang mengendarai sepeda motor. Bersama seorang rekannya Restu, pelaku berhasil manggasak satu unit handphone,
Lokasi lainnya di sekitar Benteng Somba Opu. Juga bersama Restu, tersangka Rangga berhasil mengambil barang korban berupa satu unit HP merek Samsung J7.
Aksi serupa dilakukan di Jalan Mallengkeri, tak jauh dari sebuah Sekolah Dasar (SD). Korban yang seorang perempuan ditodong menggunakan pisau. Diapun terpaksa menyerahkan tas miliknya yang berisi HP Android.
Di tahun 2016, tersangka dua kali melakukan aksi begalnya di Jalan Adhyaksa. Juga bersama-sama dengan Restu. Pelaku berhasil mengambil tas korban yang berisi dompet dan HP.
Lokasi lainnya di Jalan Toddopuli. Yang diambil HP merek Samsung milik korban. Caranya sama. Korban yang seorang laki-laki ditodong dengan menggunakan pisau.
Mendengar pengakuan tersangka, polisi kemudian melakukan pengembangan. Hasilnya, Andi alias Fandi (20) berhasil diringkus. Ia diciduk di rumahnya Jalan Sultan Alauddin Lorong 8. Tersangka kemudian dibawa ke Mapolsek Rappocini untuk pemeriksaan lebih lanjut.
”Dari hasil pemeriksaan sementara, keduanya mengakui perbuatannya. Mereka kerap beraksi bersama-sama,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, kemarin.
Selain begal dua sekawan ini, petugas juga menyita sejumlah barang bukti hasil kejahatan mereka. Masing-masing satu unit sepeda motor Yamaha Mio DD 5826 QO. Kendaraan ini digunakan pelaku saat melakukan aksinya.
Ada pula sebilah badik gagang hitam dan sarung coklat. Dua bilah pisau dan sebuah tas hitam.
“Kasusnya masih dalam pengembangan. Petugas masih melakukan pencarian barang bukti lainnya guna mengungkap sejumlah kasusnya yang pernah dilakukan kedua tersangka,” jelas Dicky.
Sejak tertangkap, menurut Dicky, keduanya tak ingin berpisah. Mereka selalu menempel. (ish/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top