Headline

Aliyah-Ical Bisa Jadi Penantang Danny di Pilwali

MAKASSAR, BKM — Wacana baru menjelang pemilihan wali kota Makassar 2018 mendatang terus bergulir. Teranyar, anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI Aliyah Mustika Ilham disandingkan dengan Syamsu Rizal, wakil wali kota Makassar saat ini.
Direktur Eksekutif Indeks Politika Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir, menegaskan jika Aliyah maju dan bergandengan dengan Deng Ical –panggilan akrab Syamsu Rizal, maka pasangan ini kuat. Sebab keduanya punya keunggulan masing-masing.
“Aliyah kuat di pemilih perempuan, sebab 10 tahun menjadi ketua tim penggerak PKK Kota Makassar. Apalagi sekarang anggota DPR RI. Membuat popularitas, aksebtabilitas serta elektabilitas Ibu Aliyah menjadi modal bertarung di pilwali Makassar. Apalagi Pak Ilham, suaminya adalah mantan wali kota dua periode. Masih memiliki pendudukung fanatik yang tentu akan mendukung,” jelas Suwadi, kemarin.
Adapun Deng Ical, menurut Suwadi, saat ini dinilai cukup mampu membuat pemilih di kalangan pemuda menyukai kefigurannya. Pemilih di kalangan birokrat juga menyukai mantan anggota DPRD Makassar ini.
”Itu bisa menjadi modal utama Deng Ical jika maju mendampingi Aliyah. Figur Deng Ical yang dikenal sombere’ (ramah) membuat elektabilitasnya cukup bagus. Kalau itu digabung dengan keunggulan Aliyah, maka akan saling menopang dan saling melengkapi,” tuturnya.
Meski demikian, menghadapi petahana Danny, Aliyah-Ical butuh kerja ekstra. Karena kinerja wali kota cukup memuaskan. Ditambah kemungkinan petahana akan menggandeng figur dari Golkar yang memiliki popularitas yang cukup bagus. Seperti Farouk M Betta atau Rusdin Abdullah.
“Tinggal kerja-kerja politik mereka. Juga tentunya kemampuan pencitraan bagus yang menjadi penentu diantara mereka,” terangnya.
Dosen politik Unhas Dr Jayadi Nas, mengatakan Danny sebagai petahana harus mencari tokoh lain setelah tidak lagi bersama Ilham Arief Sirajuddin. Ada sejumlah tokoh yang dapat dijadikan figur. Seperti Nurdin Abdullah, Nurdin Halid atau Ichsan Yasin Limpo.
Seperti yang dilakukan Ketua Golkar Sulsel Nurdin Halid (NH) yang terus mendekati Danny.
“Saya rasa Pak Nurdin tetap melihat keretakan hubungan Danny dengan mantan wali kota Ilham Arief Sirajuddin. Makanya, dia masih menghitung untung ruginya ketika berada di salah satu kubu itu,” jelas Jayadi, kemarin.
Menurutnya, NH harus berhati-hati dalam mengambil keputusan jika ingin memenangkan pilgub Sulsel melalui suara pemilih di Kota Makassar. Apalagi, sambung mantan ketua KPU Sulsel ini, Ilham kemungkinan besar akan mendorong istrinya Aliyah Mustika untuk menghadapi Danny.
Untuk itu, Jayadi mengatakan, NH harus mempertimbangkan mendorong kader sendiri guna membuat solid suara Partai Golkar di tingkat bawah. Bagi Jayadi, Aru -panggilan akrab Farouk– lebih menguntungkan bagi NH nantinya.
Selain karena posisinya sebagai ketua Golkar Kota Makassar dan ketua DPRD, Aru disebut bisa menggalang soliditas kader di tingkat bawah.
Sementara itu, dosen Fisipol Unhas Dr Das’ad Latif lebih menjagokan Aru di pilwali Makassar 2018 nanti. Mantan calon wakil wali kota pasangan Tamsil Linrung ini melihat sosok Aru memiliki kemampuan untuk memenangkan pertarungan menghadapi Danny dan calon lainnya.
“Pak Aru memiliki kemampuan untuk maju di Pilwali nanti,”jelas Das’ad yang lebih dikenal sebagai dai’ ini. (rif)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top