Bupati-Wapres Bahas Pariwisata di Istana – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Bupati-Wapres Bahas Pariwisata di Istana

BAHAS PARIWISATA -- Bupati Tator Nico Biringkanae dan Wapres Jusuf Kalla saat menghadiri rapat terbatas pengembangan pariwisata Toraja di Istana Wapres kemarin.

MAKALE, BKM — Tindaklanjut Kunjungan Kerja (Kunker) Wakil Presiden (Wapres) H Jusuf Kalla di Tana Toraja dan Toraja Utara selama dua hari (22-23/1) pekan lalu, Senin (30/1) dua bupati bertetangga Nicodemus Biringkanae dan Kalatiku Paembonan diundang hadir rapat terbatas di Istana Wapres Jakarta.
Rapat terbatas dipimpin Wapres JK juga dihadiri Menko Maritim, Menteri Pariwisata, Menteri Perhubungan, Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Gubernur Sulsel, Sekwaspres, Deputi Sekretaris Wapres Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan, Tim Ahli Wapres Sofyan Wanandi, Wabup Tator Victor Datuan Batara, dan Ketua Komisi III DPRD Tator Kristian Lambe.
Rapat merupakan tindak lanjut perintah Wapres JK kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya pada rapat tertutup di Rujab Bupati Tana Toraja beberapa waktu lalu. ”Kala itu Wapres membahas pengembangan pariwisata Toraj,”ujar Wabup Victor Datuan Batara, Senin (30/1) melalui ponselnya.
Menurut Victor, perintah Wapres kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya pekan lalu di Misiliana Hotel menjgenai penambahan lebar bandara Pongtiku di Rantetayo menjadi 30 meter, sebelumnya hanya 25 meter.
Demikian pula penambahan panjang runway bandara Pongtiku dengan harapan bisa didarati peawat jenis ATR. Seraya persiapan kelanjutan pembangunan Bandara Buntu Kuni (BBK) Mengkendek yang bisa didarati pesawat berbadan lebar berpenumpang wisatawan langsung dari luar negeri.
Ditambahkan legislator Gerindra dari Dapil IIMengkendek Kendek Rante, sebelum Pemerintah Pusat mengucurkan APBN lanjutan pembangunan BBK sebaiknya alas hak kawasan lokasi bandara diperjelas dulu sehingga tidak ada kendala selama proses pembangunan.
”Demikian pula akses jalan masuk ke lokasi bandara masih menjadi tugas Pemkab diutamakan pembangunannya dan mempermudah akses dan mobilisasi ke BBK termasuk persoalan lainnya,” tandas Kendek. (gus/C).

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top