Begal Tembak Polisi, Dibalas Empat Butir Peluru – Berita Kota Makassar
Headline

Begal Tembak Polisi, Dibalas Empat Butir Peluru

BKM/KR KULLE DITEMBAK-Tersangka Riswan Daeng Rate di dalam sel tahanan Polsek Batang.

JENEPONTO, BKM — Kampung Balangloe, Desa Balangloe, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Senin (30/1) pukul 11.00 Wita. Seorang pengendara sepeda motor Yamaha Vixion melintas di jalan.
Personel kepolisian bernama Brigadir Rahmat Wadi berpapasan dengan pengendara motor tersebut. Karena gerak geriknya mencurigakan, Brigadir Rahmat kemudian memutar kendaraannya.
Ia memburu pengendara tersebut. Setelah berhasil menyusul, Brigadir Rahmat berusaha menghentikannya. Perintah itu dituruti. Orang yang dikejar langsung berhenti.
Alangkah kagetnya Brigadir Rahmat. Dugaannya benar. Sesaat setelah turun dari motor, orang yang gerak geriknya mencurigakan itu langsung beraksi. Ia menembaki Brigadir Rahmat menggunakan airsoft gun.
Setelah melakukan aksi ala koboinya, pelaku langsung kabur. Dia meninggalkan motor yang dikendarainya. Area perkebunan jagung menjadi tempat pelariannya untuk bersembunyi.
Brigadir Rahmat kemudian menghubungi anggota Polsek Batang.
Sesaat kemudian personel Polsek Batang tiba di lokasi. Pengejaran pun dilakukan. Kebun jagung dikepung.
Tak lama berselang, pelaku berhasil diamankan. Namun, ia harus merasakan panasnya timah yang disemburkan dari moncong pistol petugas. Tidak hanya satu, melainkan empat butir peluru. Pelaku akhirnya tak berkutik.
Pria tersebut bernama Riswan Daeng Rate. Usia 21 tahun. Beralamat di Kampung Bungeng, Desa Bungeng, Kecamatan Batang. Selama ini ia diburu petugas karena terlibat kasus jambret dan begal.
Dari tangannya, polisi menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya beberapa KTP, SIM, STNK, senjata airsoft gun, tas dan beberapa dompet.
”Barang bukti yang diamankan ada kesesuaian dengan beberapa barang dan dokumen yang dilaporkan hilang oleh pemiliknya. Selain laporan di Polres Jeneponto, juga ada laporannya di Polres Bantaeng,” jelas AKP Amir, Kapolsek Batang, kemarin.
Usai dilumpuhkan dengan tembakan, Riswan kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang. Petugas jaga, dr Aras menyebut, tersangka Riswan mendapat luka tembak pada empat titik. Masing-masing dua peluru di kaki sebelah kanan, satu di kaki kiri dan satu di tangan. ”Semua pelurunya sudah diangkat dan dibawa polisi,” ujar dr Aras, kemarin.
Salah satu yang menjadi korban tindak kriminal Riswan diketahui bernama Nurhidayati. Ia merupakan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Dg Pasewang.
Warga Kampung Bontoujung, Kecamatan Tarowang ini mengalami nasib apes saat hendak pulang ke rumahnya. Dengan mengendarai sepeda motor, ia melintas di Kampung Palippiri, Desa Kalumpang Lompoa, Kecamatan Arungkeke.
Tiba-tiba saja korban dijambret saat berada di atas motornya. Tas miliknya dibawa kabur pelaku. Isinya dua unit handphone. Uang tunai Rp300 ribu. STNK motor. Kartu ATM, serta surat berharga lainnya.
Peristiwa tersebut terjadi, Minggu (29/1) pukul 18.00 Wita menjelang Magrib. Sesaat setelah kejadian ia melapor ke Polsek Batang.
Korban menyebutkan ciri-ciri pelaku. Salah satunya mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion.
”Dia (Riswan) yang menjambret korban. Terpaksa dilumpuhkan karena menembaki anggota dengan airsoft gun. Setelah dirawat di RS, tersangka langsung dimasukkan ke dalam sel polsek,” jelas AKP Amir di ruang kerjanya. (krk/rus/b)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top