Lembara-FIK Ornop Bahas Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan di Sanrobone – Berita Kota Makassar
Headline

Lembara-FIK Ornop Bahas Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan di Sanrobone

IST DISKUSI PUBLIK - Lembara Takalar bekerja sama dengan FIK Ornop-HIVOS MAVC dan Pemkab Takalar menggelar diskusi publik tentang pelayanan kesehatan dan pendidikan di Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar belum lama ini.

TAKALAR, BKM — Lembaga Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat Takalar (Lembara) bekerja sama dengan FIK Ornop Sulsel-Hivos MAVC dan Pemerintah Kabupaten Takalar menggelar diskusi publik tentang pelayanan pendidikan dan kesehatan di aula Kantor PNPM Sanrobone, Kabupaten Takalar, Rabu (25/1) lalu.
Diskusi tersebut dilakukan di dua desa dampingan Lembara. Kedua desa itu adalah Desa Ujung Baji dan Desa Lagaruda, Kecamatan Sanrobone.
Sebanyak 25 orang peserta diundang dalam diskusi ini. Ke-25 peserta berasal dari unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, kader Kesehatan, kepala sekolah/guru dan masyarakat.
Diskusi ini adalah bagian dari lanjutan diskusi sebelumnya yang membahas tentang pelayanan Adminduk dan mekanisme pengurusannya.
Rudi Amir yang memandu jalannya diskusi mengatakan, ternyata masih banyak persoalan yang dihadapi masyarakat di bidang pendidikan dan kesehatan. Seperti masih banyaknya anak putus sekolah, orang tua belum peduli akan pentingnya pendidikan bagi anak dan Perda tentang pendidikan gratis belum tersosialisasi sehingga masih ada pungutan liar di sekolah.
“Selain itu masih banyak masyarakat miskin yang belum memeroleh kartu KIS atau BPJS. Ada yang sudah memeroleh kartu KIS dan BPJS tapi pelayanannya yang lamban bagi pasien,” kata Rudi yang juga dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) ini.
Sementara itu, Direktur Lembara, Faisal Amir yang juga hadir dalam diskusi ini mengatakan, tujuan diskusi tersebut untuk memperoleh data kualitatif dan kuantitatif tentang pelayanan pendidikan dan kesehatan di kedua desa tersebut.
“Temuan data tentang berbagai masalah yang dihadapi masyarakat terkait pelayanan pendidikan dan kesehatan akan disampaikan kepada pemerintah kabupaten untuk ditindaklajuti,” kata Faisal. (rls)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top