Metro

HTI Bakal Undang 200 Jurnalis Muslimah

MAKASSAR, BKM– Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) akan menggelar kegiatan Forum Jurnalis Nasional. Kegiatan yang diupayakan terlaksana Mei ini bakal mengundang sekitar 200 jurnalis di seluruh Indonesia.
Hal tersebut diketahui saat Muslimah HTI menggelar acara forum jurnalis yang bertemakan Forum Kajian Jurnalis Rindu Syariah itu mengangkat tema “Saatnya Jurnalis Bicara Islam” di Cobek-cobek Desa, Sabtu (28/1).
Ketua Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Sulsel, Rahmawati, SE.Ak mengungkapkan, menguasai dunia maka harus menguasai media maka tidak salah jika HTI mengajak jurnalis berperan besar terhadap negeri dan umat salah satunya jurnalis muslimah, sebab Jurnalis paling berpengaruh membangun opini.
“Olehnya itu dibutuhkan pemahaman Islam yang tidak bisa ditawar-tawar lagi karena peran jurnalis muslim sangat penting dalam membuat sudut pandang khas Islam ketika menyajikan informasi ke tengah masyarakat. Peran ini dapat dimainkan dengan cara menanamkan pemikiran ideologis di tengah masyarakat melalui media yang ada,” ungkapnya.
Risma sebagai moderator Forum tersebut memberikan pengantar terkait peran media yang sangat besar dalam perubahan pemikiran dunia pemikiran yang disebarkan oleh media akan secepat kilat menjadi opini umum umat, dan jika hal itu secara terus menerus dan berkesinambungan dilakukan dalam jumlah besar akan menghantarkan pada perubahan besar dunia.
“kita juga berencana di bulan Mei akan mengadakan forum jurnalis berskala nasional dengan mengundang 200 lebih jurnalis karena melihat dalam perannya untuk kebaikan para insan media yang berada di balik media sejatinya menjadi penentu arah, kemana perjuangan media diarahkan,”tuturnya.
Sementara itu, pemateri Forum jurnalis muslimah, Sukmawati menyampaikan materi dengan tema “Tantangan Jurnalis Perempuan dalam Memenangkan Opini di Media.insan media merupakan garda terdepan dalam pembentukan opini di masyarakat. Idealisme seorang jurnalis pun diuji di tingkat profesional yang tidak dipungkiri bahwa media-media sekarang pun juga ditunggangi berbagai macam pemahaman seperti liberal, sekuler, sosialis, pluralisme dan sebagainya.
“Para jurnalis jangan sampai mengikuti arus yang salah bahkan sampai mengorbankan agamanya sendiri yaitu Islam, karena surga tidak bisa di tukar dengan materi maupun jabatan,” tegasnya.
Oleh karena itu tips bagi jurnalis perempuan untuk memenangkan opini di tengah-tengah masyarakat adalah dengan memiliki ilmu Islam yang kuat serta berani menyampaikan kebenaran di tengah-tengah umat.(ita)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top