Syahrul: Imlek Jadi Ajang Pererat Toleransi – Berita Kota Makassar
Headline

Syahrul: Imlek Jadi Ajang Pererat Toleransi

MAKASSAR, BKM — Sabtu (28/1) besok, warga Tionghoa bersuka cita merayakan tahun baru Imlek 2568. Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo berharap perayaan Imlek menjadi ajang lebih mempererat toleransi antarumat beragama. Dia mengimbau masyarakat untuk saling menghargai dan memberi ruang untuk masyarakat merayakan hari besar agamanya.
Namun, ia juga menekakan agar perayaan keagamaan tidak dilaksanakan secara berlebihan.
“Rayakan dengan cara yang baik-baik. Kita gembira bersama-sama. Tapi hati-hati kalau main kembang api, jangan sampai mengganggu,” tandasnya.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto meminta kepada seluruh masyarakat di kota ini untuk senantiasa menjaga toleransi diantara sesama umat beragama. Diapun meyakini warga Makassar saling menghargai, menghormati dan menjaga kerukunan umat beragama dengan baik.
Danny berharap masyarakat kota senantiasa menjaga hal baik itu untuk menjadikan Makassar lebih baik. Tidak terjadi tindakan-tindakan yang tak diinginkan, khususnya yang terkait persoalan ras dan agama.
Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, berbagai kegiatan digelar untuk mewarnai dan menyemarakkan Imlek yang tahun ini disebut Tahun Ayam Emas.
Ketua panitia perayaan Imlek tingkat Kota Makassar, dr Ferdy Sutono menjelaskan, ada beberapa rangkaian acara yang akan dan telah dilakukan.
Berdasarkan agenda yang telah disusun, pada 29 Januari mendatang, akan digelar open house di Restoran Bambuden III mulai pukul 10.00 Wita hingga selesai. Kegiatan ini merupakan pertemuan antara masyarakat Tionghoa, organisasi massa di Sulawesi, pejabat pemerintah baik provinsi maupun kota, tokoh masyarakat dan warga Makassar.
Dalam kegiatan itu, akan digelar doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Sulsel khususnya, dan Indonesia umumnya. Doa bersama akan dipimpin enam tokoh agama yang tergabung dalam Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB).
Agenda lain yang digelar adalah Dialog Kebangsaan pada 5 Februari di Makassar Golden Hotel. Kegiatan itu, menurut rencana, akan dihadiri oleh Yenny Wahid, anak dari mantan Presiden KH Abdurahman Wahid alias Gusdur.
Masih rangkaian perayaan Imlek, juga akan dilaksanakan malam Satu Hati pada 9 Februari. Berbagai pertunjukan kesenian akan ditampilkan pada hari itu.
Puncaknya pada 11 Februari mendatang. Ada event Jappa Jokka yang dipusatkan di Jalan Sulawesi. Akan ada karnaval budaya, bazaar hingga pertunjukan seni, seperti barongsai. Jappa Jokka ini sudah 15 tahun dilaksanakan.
Sebelumnya, sudah ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan untuk memeriahkan perayaan Imlek. Khususnya yang berhubungan dengan bakti sosial.
“Beberapa ormas melakukan kunjungan ke rumah masyarakat yang kurang mampu. Selain itu, juga sudah dilakukan bedah rumah bagi yang memiliki tempat tinggal tidak layak, ” jelas Ferdy.
Dia melanjutkan, tahun ini, perayaan Imlek mengusung tema; Dengan Semangat Imlek Kita Merawat Kebersamaan Antarsemua Komponen.
Simbol Ayam Emas di tahun ini diharapkan menjadi semangat untuk lebih berguna dan rajin. Bukan hanya dalam mencari rezeki, namun juga dalam menjalin pertemanan.
“Ayam itu sebagai hewan yang rajin bangun pagi, paling bersemangat membangunkan orang. Filosofinya, kita manusia hendaknya jadi orang berguna. Lebih rajin, bukan hanya cari rezeki, tapi memperluas persahabatan,” jelas Ferdy.
Semangat Imlek juga diharapkan bisa menjadi momen instropeksi diri agar ke depan bisa lebih baik. Kebersamaan dan semangat kekeluargaan antarkomponen bangsa semakin terjalin tanpa memandang suku, ras, maupun agama. (rhm-rif/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top