Headline

Sudah Lama ZK Melawan Penyakit Jantung dan Paruparu

BKM/SAMIR DIUPACARAKAN - Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe memimpin upacara penghormatan terakhir kepada almarhum mantan Wali Kota Parepare, HM Zain Katoe di halaman kantor Wali Kota Parepare, kemarin.

MAKASSAR, BKM — Mantan Wali Kota Parepare, HM Zain Katoe (ZK) meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar, Rabu (25/1) pagi. Ia meninggal dunia, setelah dua bulan melawan penyakit jantung dan paruparu.
Sebelumnya dirawat di RS Dr Wahidin, pria 72 tahun dirawat di RS Stella Maris selama 2 bulan. Ia dipindahkan ke RS Dr Wahidin beberapa hari lalu. Dua malam di Wahidin, dirinya menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 07.00 Wita, kemarin
“Bapak (ZK) menderita penyakit paru sama jantung. Komplikasimi penyakitnya bapak. Bapak dirawat di RS Stella Maris 2 bulan baru di bawa ke RS Wahidin. 2 malam ji disana ,” kata Ponakan ZK, Adi.
Dia mengatakan bahwa ZK akan di kebumikan di Parepare. ” jam 11 nanti dibawa ke pare, disana di kubur,” lanjutnya.
Di rumah duka, beberapa pejabat dan kolega datang melayat seperti mantan Gubernur Sulsel, Amin Syam, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI, Ketua Harian sekaligus pelaksana Tugas (Plt) DPD Sulsel, Nurdin Halid, Anggota DPR RI Parti Gerindra, Andi Nawir.
ZK dimata koleganya seperti Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal MI adalah sosok yang bijaksana. ” Beliau adalah sosok yang bijaksana, kebapaak sekali,” kata Deng Ical sapaan akrabnya.
Deng Ical mengaku mengenal almarhum sejak kecil. Bahkan dirinya sering menginap di rumah Zain Katoe. ”Saya kenal mulai anak-anak. Saya sering nginap di rumahnya,” tambahnya.
Sementara anggota DPR RI, Andi Nawir menganggap ZK sebagai orang tuanya sendiri. ZK, kata Nawir, adalah pemimpin yang merakyat, pengusaha yang sukses. “Beliau telah saya anggap orangtua. Beliau adalah pemimpin yang merakyat, beliau adalah pengusaha yang sukses,” kata Nawir.
Sementara itu, Syahrul bersama sejumlah kepala SKPD melayat sekitar pukul 09.00 wita, beberapa saat sebelum almarhum diberangkatkan ke Kota Parepare untuk dimakamkan.
Di mata Syahrul, ZK adalah seorang birokrat yang baik. Almarhum dinilai salah satu sosok yang memberi andil dan membawa perubahan pada Kota Parepare.
Menurut Syahrul, selama menjabat sebagai Wali Kota Parepare, pemerintahan berjalan cukup aspiratif. Lepas dari segala kelemahan dan kekuarangan sebagai manusia biasa, almarhum dinilai telah memberi kontribusi bagi kemajuan Parepare khususnya dan Sulsel umumnya. “Kita kenang almarhum lebih banyak kebaikannya, ” pungkas Syahrul.
Saat jenazah ZK diberangkatkan ke Parepare, puluhan kendaraan menyertai. Jenazah tiba di Parepare pukul 13.00. Setiba di Parepare, ZK yang menjabat sebagai wali kota periode 2003-2008 dan 2008-2010 langsung diupacarakan di halaman kantor Wali Kota Parepare.
Upacara dipimpin langsung Wali Kota Parepare, H.M Taufan Pawe dihadiri Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi, Wakil Wali Kota Achmad Faisal Andi Sapada, Ketua PMI Cabang Parepare, Taqyuddin Djabbar, Ketua TP PKK, Hj Erna Rasyid Taufan Pawe, para pimpinan SKPD, istri almarhum Suhartini Zain Katoe, dan anak serta keluarganya.
Prosesi penyerahan jenazah diserahkan keluarga almarhum Zain Katoe diwakili Yamin Aslan Tjanring ke Pemkot Parepare untuk dibawa ke tempat peristirahatannya yang terakhir di perkuburan keluarga Zain Katoe di dekat Masjid Agung Parepare.
Taufan Pawe, mengaku masyarakat dan Pemkot Parepare sangat kehilangan sosok pemimpin yang dicintai masyarakat yang selama ini memberikan kontribusi atas kemajuan pembangunan Parepare. Termasuk Masjid Agung Parepare yang dibangunnya.
Zain Katoe, kata Taufan, adalah pemimpin yang bijak . Dimana, kata dia, harus banyak belajar terhadap kepemimpinan almarhum selama ini. ”Masjid yang dibangun menjadikan pahala almarhum diakhirat, dan semoga amal ibadah diterima disisi-Nya. Bagi keluarga yang ditinggalkan tetap tabah menerima cobaan yang diberikan Allah SWT. amin,” ujar Taufan. (rhm/smr)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top