Syahrul Briefing Kades – Berita Kota Makassar
Metro

Syahrul Briefing Kades

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mengumpulkan kepala desa se Sulawesi Selatan, Selasa (24/1) di Baruga Sangiaseri Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.
Syahrul melakukan briefing dan memberi nasihat kepada para kepala desa agar hati-hati dalam mengelola anggaran dana desa (ADD).
Menurutnya, ADD harus dikelola secara profesional dengan manajemen yang baik. Pengawasan melekat dilakukan terhadap pengelolaannya. Ketika ada yang bersoal, sudah pasti akan berurusan dengan persoalan hukum.
Dia juga memberikan motivasi agar kepala desa bekerja dengan baik dan penuh tanggung jawab. Menurutnya, kepala desa yang andalan harus punya kepercayaan diri yang kuat dan paham persis siapa dirinya dan apa kekurangannya. Kepala desa andalan juga berani karena dia punya cita-cita dan kebenaran. Dia juga berharap para kades tidak bikin susah rakyat dan tidak sombong.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulsel, Mustari Soba, menyampaikan, tahun 2017 ini dana desa Provinsi Sulsel meningkat tiga kali lipat dari awal yang dikucurkan tahun 2015 sekira Rp 635 miliar dengan realisasi 98,23 persen. Pada tahun 2015, realisasi tidak mencapai 100 persen karena adanya dua kepala desa yang bermasalah.
“Pada tahun 2016, dana desa meningkat menjadi Rp 1,4 triliun dengan capaian hingga Desember 99,98 persen. Dan tahun 2017 menjadi Rp 1,8 triliun,” kata Mustari Soba.
Menurut Mustari, setiap tahunnya kualitas pemerintah desa semakin baik, yang dilihat dari capaian realisasi anggaran dana desa sekitar 98 persen setiap tahunnya. Hasil kegiatannya pun sudah mulai dirasakan masyarakat desa, seperti ketersediaan infrastruktur dasar dan sarana pedesaan yang semakin meningkat, serta keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan yang semakin terlihat.
Dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat desa, lanjut Mustari, Dinas PMD Sulsel bersama pemerintah kabupaten/kota telah memfasilitasi terbentuknya BUMDes sebanyak 660 dengan omset kurang lebih Rp 13,27 triliun. Tahun ini, akan difasilitasi lagi pembentukan 1.900 BUMDes atau tiga kali lipat dari yang ada saat ini, dengan dukungan dari Kementerian PDT dan Transmigrasi, yang akan menjadikan BUMDes sebagai prioritas program.
“Menteri Desa memprioritaskan program BUMDes untuk peningkatan ekonomi kerakyatan. Sehingga, kita dituntut untuk segera membentuk BUMDes di masing-masing desa,” ungkapnya.(rhm)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top