Gojentakmapan

Pemilik Kebun Tewas Kesetrum

GOWA, BKM — Nasib malang dialami Hasan Dg Talli (55). Berharap kebunnya aman dari serbuan hama babi hutan, ia memasang ranjau aliran listrik pada pagar kawat berduri bikinannya. Ternyara, listrik itu menyetrum diri petani kebun tersebut hingga tewas seketika, Selasa (24/1) sekitar pukul 07.30 Wita.
Hasan Talli, warga Kampung Tumbanga, Dusun Maccini Dalle, Desa Moncongloe, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa ini ditemukan pertama kali istrinya sendiri dalam keadaan sudah meninggal dunia di kebunnya yang terletak di Dusun Lata, Desa Pattallikang, Kecamatan Manuju.
Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan yang dikonfirmasi kemarin membenarkan kejadian tersebut setelah menerima laporan dari Polsek Manuju. ”Sekitar pukul 08.20 Wita korban dievakuasi keluarga dan tetangga korban kemudian membawa korban ke rumah duka. Kami telah memeriksa sejumlah saksi, antara lain istri korban serta ipar korban Sultan Dg Sijaya (45) yang bermukim di Kampung Tumbanga,” kata Mangatas Tambunan.
Dikatakan, korban dikuburkan di kampung halamannya di Desa Mangempang, Sapaya, Kecamatan Bungaya. Berdasarkan fakta-fakta di TKP, korban diduga meninggal akibat kesetrum listrik yang dipasang korban sendiri di pagar kawat kebun korban.
”Korban memang sengaja memasang arus listrik di kebunnya untuk menghalau hama babi yang selalu masuk ke dalam kebunnya. Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kematian korban sebagai musibah dan takdir almarhum,” jelas Mangatas. (sar/mir)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top