Headline

Danny Ingin Hotel Myko Punya Amdal Sendiri

MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto membenarkan jika Hotel Myko telah lama memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Hanya saja, yang menjadi persoalan, sampai saat ini pihak manajemen belum mengantongi Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dan Analisis Dampak Lalulintas (Amdal Lalin) khusus.
Diapun mengaku heran karena IMB telah diterbitkan, sementara Amdal dan Amdal Lalin belum ada. Karenanya, wali kota yang karib disapa Danny ini mendesak untuk melengkapi persyaratan guna melanjutkan proses pembangunan.
Diakui Danny, jauh sebelumnya Hotel Myko telah memiliki Amdal dan Amdal Lalin. Namun, semua itu disatukan dengan Mal Panakkukang. Hal ini dinilai tak bisa ditolerir.
”Sebenarnya, dulu ada Amdalnya. Tapi Amdal terpadu dengan mal. kita tidak mau itu. Jadi kita minta Amdal dan Amdal Lalin khusus hotel itu sendiri. IMBnya memang sudah lama ada. Namun pelanggarannya, masa’ IMB muncul tidak ada Amdalnya,” cetus Danny di Balai Kota, kemarin.
Meski begitu, dia menepis jika satuan kerja perangkat daerah (SKPD) teknis di jajarannya kurang koordinasi, yang membuat pemerintah kota kecolongan.
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Mario Said mengakui adanya permohonan Amdal Lalin yang diajukan manajemen Hotel Myko. Semua berkas sudah diterima Dishub beberapa waktu lalu. Rencananya, konsultan transportasi akan turun melakukan peninjauan di lapangan.
Hasil dari peninjauan itu selanjutnya dilaporkan ke Dishub. Laporan tersebut mencakup luas area parkiran. Daya tampung kendaraan roda dua dan empat. Arah arus lalulintas dan jumlah kamar yang ada di Hotel Myko.
“Sudah ada masuk permohonannya, tapi saya belum tandatangani. Saya masih harus mendapat rekomendasi dari konsultan transportasi setelah turun melakukan analisis di lapangan. Saya sudah arahkan mereka (manajemen Hotel Myko) ke konsultan langsung. Jadi untuk sementara Amdal Lalin Hotel Myko masih dalam proses,” terang Mario, kemarin. (arf/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top