Berbekal Kejujuran, Angko Gito Kerja di Klenteng – Berita Kota Makassar
Headline

Berbekal Kejujuran, Angko Gito Kerja di Klenteng

BKM/RAHMAN HAMID KLENTENG-Angko Gito di sela-sela tugasnya membersihkan Klenteng Xian Ma di Jalan Sulawesi, Makassar.

SECARA kasat mata, pada umumnya warga Tionghoa di Makassar memiliki penghidupan yang tergolong layak. Bahkan tidak sedikit diantaranya kaya raya. Namun, tetap saja ada yang harus bekerja apa saja demi memenuhi kebutuhan hidupnya.

Laporan: Rahman Hamid

KLENTENG Xiang Ma, Jalan Sulawesi, Selasa (24/1) pagi. Arus lalulintas begitu padat. Seseorang turun dari boncengan sebuah sepeda motor.
Ketika si pembonceng berlalu, lelaki bertubuh kurus berkulit putih itu bergegas masuk ke dalam klenteng. Dia lalu memulai rutinistasnya hari itu. Membersihkan klenteng.
Namanya Gito. Akrab disapa Angko Gito. Usianya sudah menginjak angka 80 tahun. Lahir di Makassar tahun 1937. Lelaki yang memboncengnya tadi adalah anaknya.
Mereka tinggal di Jalan Urip Sumoharjo. Sang anak dengan setia mengantar bapaknya ke tempat kerja. Setiap pagi. Sudah delapan tahun lamanya Gito menggeluti pekerjaan sebagai cleaning service di Klenteng Xian Ma.
”Sudah delapan tahunma kerja disini,” kata Gito di sela-sela kesibukannya, kemarin.
Setiap hari ia bekerja mulai pukul 07.00 Wita hingga 17.00 Wita. Upah yang diterimanya Rp70 ribu per hari. Gaji tersebut dibayar per bulan. Besarannya Rp2,1 juta.
Namun, jika ada perayaan hari-hari besar keagamaan, seperti Imlek, tak jarang Angko Gito mendapatkan rezeki tambahan di luar gaji. Meski jumlahnya tak seberapa. ia tetap mensyukurinya.
Selain membersihkan lantai II Klenteng Xiang Ma, Angko Gito juga mengatur perabotan yang ada di dalamnya. Ia juga kerap merangkap sebagai pemandu bagi orang yang hendak beribadah di tempat ini.
Di usianya yang sudah tak lagi muda, Gito tetap menjalani rutinitas kesehariannya. Dirinya senang masih bisa bekerja seperti saat ini.
Baginya, pekerjaan apapun akan dilakukannya, daripada menjadi peminta-minta alias pengemis. ”Pekerjaan begini lebih baik dibanding jadi pengemis,” tuturnya.
Diapun berbagi tips dalam bekerja. ”Yang terpenting mau bekerja dan jujur. Itu kuncinya,” kata Angko Gito. (*/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top