Headline

Mayat Membusuk di Kebun Jati

JENEPONTO, BKM — Warga Kampung Karampuang, Desa Garassikang, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, pada Jumat sore (20/1), jadi geger. Menyusul ditemukannya sesosok mayat laki-laki yang sudah membusuk. Bahkan, saat ditemukan mayat yang tidak mengenakan baju itu sudah dipenuhi belatun.
Mayat tersebut ditemukan di kebun jati Kampung Karampuang oleh seorang pengembala kambing bernama Rachim. Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Garassikang, Rajadeng Karaeng Jalling di Cafe Daeng Sija, Jalan Pelita, Bontosunggu, Sabtu (21/1).
Mendapat laporan warganya, kata Rajadeng, ia segera menuju ke lokasi dimaksud. ”Setelah saya lihat itu mayat, saya kontek Polsek Bangkala dan Polres Jeneponto. Saat itu juga, mayat tersebut langsung dievakuasi ke RSUD Lanto Daeng Pasewang, Bontosunggu, Jeneponto, untuk dilakukan otopsi,” jelas Karaeng Jalling.
Kapolres Jeneponto, AKBP Hery Susanto dikonfirmasi terpisah membenarkan kalau pada hari Jumat (20/1) sekitar pukul 17.00 wita dirinya telah menerima laporan dari Kapolsek Bangkala dan Kades Garassikang. Saat itu dilaporkan kalau di dalam hutan jati dekat Dusun Karampuang, Desa Garassikang, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto telah ditemukan sesosok mayat yang sudah membusuk dan berbelatun. Sebagian daging sudah tidak ada. Mayat itu diperkirakan sudah 20 hari berada di TKP dalam posisi tengkurap tanpa ada identitas.
”Dari hasil olah TKP, hanya sekitar 8 jam setelah penemuan mayat sudah berhasil mengungkap siapa korban dan siapa pelaku serta motifnya apa? Diperoleh informasi, sosok mayat yang ditemukan atas nama Masing Daeng Talli beralamat Kampung Kassi-kassi, Desa Je’ne Tallasa, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto. Motifnya masalah siri dan adat. Karena korban dituding menghamili anak kandungnya sendiri bernama Sattunia pada tahun 1997 silam. Sehingga diusir dari kampungnya. Entah kenapa korban kembali ke kampung dan dilihat oleh keluarganya. Sehingga tidak ayal, dihabisi nyawanya,” jelas Hery seraya menambahkan, para tersangkanya, masing-masing Sirajang Daeng Raja, Langkasa Daeng Situju, dan Sakir Daeng Tinggi telah ditangkap. (krk/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top