Headline

Lima Resep Kapolres 15 Tahun Bina Rumah Tangga

SIDRAP, BKM — Membahas masalah rumah tangga tidak akan pernah ada habisnya. Selama masih ada bahtera yang berlayar, selama itu pula gelombang masalah mengiringinya.
Seberapa besar problem tak jadi soal, yang penting bahteranya kokoh. Tidak peduli seberapa tinggi gelombang, asalkan bahteranya dapat memecah amuk badai.
Hari Jumat (20/1) adalah momen berbahagia yang kembali dikenang oleh Kapolres Sidrap, AKBP M Anggi Naulifar Siregar dan istri tercinta, Ny Atri Anggi Siregar. Tanggal itu memiliki kenangan khusus bagi pasangan ini. Mereka merayakan ulang tahun pernikahan yang ke-15.
Perayaan ulang tahun pernikahan ini berlangsung di ruang kerja Kapolres dengan memotong tumpeng.
Di sela-sela momentum berbahagia itu, Anggi Naulifar sedikit berbagi pengalaman dan resep dalam membina rumah tangganya selama 15 tahun.
“Kitalah yang memegang kendali. Kita pula yang mengendalikan kemudi. Ke mana bahtera itu akan diarahkan, semuanya tergantung pada kemauan sang pengendali,” tuturnya.
Sejak menikahi gadis pujaannya tanggal 20 Januari 2002 silam, banyak hal suka dan duka yang dilalui bersama sang istri. Termasuk dalam posisinya sebagai seorang penegak hukum. Tak sedikit godaan duniawi kerap menghampiri pasangan yang sudah dikaruniai empat orang anak ini.
“Tapi semua itu kami jalani dengan tawakkal. Intinya ada lima hal yang saya lakukan bersama ibu dalam membina rumah tangga. Memperlakukan istri dengan baik. Tutur kata yang sopan ketika kami saling menyapa, Nikmati kebersamaan baik suka maupun duka. Jadilah sahabat ketika menghadapi suatu permasalahan. Inti pokok dari semua itu adalah saling menjaga kepercayaan,” ungkap AKBP Anggi diamini Ny Astri.
Alumni Akademi Polisi (Akpol) jebolan 1998 ini menambahkan, jika persoalan rumah tangga kian tak terpecahkan, solusinya adalah mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
“Tiada lain pelarian kita curhat dan tafakkur adalah kepada-Nya. Maka ketika beban itu semakin berat, energi semakin terkuras, segenap upaya tiada berhasil, tidak ada tempat untuk menyelesaikannya kecuali dengan datang kepada-Nya. Tumpahkan segala beban derita. Ungkapkan dengan segala kerendahan. Akui bahwa Anda tidak memiliki kekuatan sedikitpun. Hanya pertolongan-Nya yang mampu menyelesaikan semua masalah itu. Hanya kekuatan-Nya yang sanggup mengubah penderitaan menjadi kebahagiaan,” pesan Anggi. (ady)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top