Bisnis

Kemenkop UKM Target Salurkan KUR Rp110 T

JAKARTA, BKM — Pada tahun 2017 ini, Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan UKM RI menetapkan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp110 triliun dengan bunga sembilan persen per tahun. Dari jumlah tersebut, sekitar 81 persen KUR disalurkan untuk usaha mikro, 18 persen untuk sektor ritel, dan satu persen untuk kredit Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM, Braman Setyo, melalui keterangan resmi, Sabtu (21/1), menyebutkan, untuk tahun ini tercatat ada 38 lembaga pembiayaan sebagai penyalur KUR. Terdiri dari 33 bank, empat Lembaga Keuangan Bukan Bank, dan satu koperasi.
”Namun, dalam rapat ada usulan untuk menambah lagi lima lembaga pembiayaan yang selama ini melakukan pembiayaan TKI non KUR. Sehingga, kalau itu disetujui, maka jumlah penyalur KUR akan menjadi sebanyak 44 lembaga pembiayaan, bank dan non bank,” jelas Braman.
Selain itu, untuk meningkatkan KUR disektor produksi khususnya pertanian, Braman mengusulkan agar lembaga penyalur KUR (khususnya bank) bekerja sama dengan pusat Koperasi Unit Desa (KUD) yang ada di daerah.
”Banyak KUD di daerah yang bagus-bagus dan berhasil. Saya usulkan agar potensi-potensi seperti itu disinergikan dalam meningkatkan penyaluran KUR di sektor produksi,” paparnya.
Sedangkan untuk sektor perikanan, Braman berharap, agar bank-bank penyalur KUR berhubungan langsung dengan sentra-sentra perikanan yang ada di seluruh Indonesia. ”Karena, saat ini eranya penyaluran KUR masuk ke kelompok-kelompok, seperti sentra-sentra perikanan dan sebagainya. Saya pikir, itu jauh lebih efektif ketimbang menyalurkan KUR pada individu-individu,” pungkasnya. (*mir)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top