Headline

Tak Kantongi Izin, Hotel Myko Segera Beroperasi

MAKASSAR, BKM — Hingga saat ini Hotel Myko Panakkukang belum mengantongi izin dari Pemerintah Kota Makassar. Meski begitu, pembangunannya terus berlangsung. Bahkan rencananya, akhir bulan ini mulai dioperasikan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Makassar, Andi Bukti Djufri mengancam tidak akan menerbitkan izin pembangunan Hotel Myko sampai jangka waktu yang tidak ditentukan. Alasannya, manajemen hotel hingga saat ini belum memenuhi syarat Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) berupa Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Ini menjadi salah satu syarat untuk diterbitkannya Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
”Dari dulu sebelum saya menjabat, masalahnya adalah Amdal dan Amdal lalin (lalulintas). Sampai sekarang saya belum lihat adanya izin itu. Karena semua izin, baik membangun maupun perdagangan itu melalui PMPTSP,” ujar Bukti Djufri, kemarin.
Mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar ini mendesak manajemen hotel untuk segera mengurus persyaratan, agar IMB dapat dikeluarkan. ”Kita masih tahan izin membangunnya, karena belum ada persyaratan yang dilengkapi,” tandasnya.
Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Pencemaran Lingkungan, Johana menyebutkan, sejak awal pembangunan, manajemen Hotel Myko belum memenuhi persyaratan Amdal berupa IPAL.
Padahal dalam aturan, kata Johana, setiap tempat usaha masing-masing harus memiliki IPAL. Tujuannya, untuk mengetahui produksi limbah yang diproduksi. Juga memastikan tidak membuat dampak yang buruk terhadap lingkungan. Manajemen Hotel Myko sendiri sebelumya hanya melaporkan IPAL yang dimiliki Mal Panakkukang.
“Belum ada itu IPALnya Hotel Myko. Dulu memang ada yang dilaporkan, tapi bukan IPALnya. Itu IPAL Mal Panakkukang. Artinya, satu IPAL dua tempat usaha. Itu tidak dibenarkan,” tandas Johana.
Hingga saat ini, menurut Johana, pihaknya masih menunggu laporan dari manajemen hotel terkait pembuatan IPAL yang nantinya akan ditinjau kelayakan untuk lingkungan.”Kalau disebut IPALnya sudah ada, kita akan turun lakukan peninjauan,” ucapnya.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menegaskan tidak akan menerbitkan izin membangun Hotel Myko, jika pihak manajemen belum melengkapi persyaratan. Khususnya Amdal dan Amdalalin yang sampai saat ini belum dipenuhi.
Ditegaskan orang nomor satu di Pemkot Makassar itu, seluruh persyaratan harus terlebih dulu dipenuhi untuk bisa mendapatkan izin membangun
“Kita tidak keluarkan izin sebelum melengkapi semua persyaratan. Kalaupun sudah ada, harus ditinjau kembali apakah layak atau tidak” cetus Danny.
Dihubungi terpisah, Public Relation (PR) Hotel Myko, Saniati mengklaim pihaknya telah mengurus seluruh persyaratan untuk mendirikan dan mengoperasikan hotel.
”Persyaratan sudah kami urus. Kami tidak ingin berbenturan dengan pemerintah dan dinas terkait yang berhubungan dengan pengoperasian Hotel Myko. Setelah IMB kami ajukan, disusul kemudian Amdal lalin. Sementara berproses,” ujar Saniati, kemarin.
Adapun berkas yang belum rampung, tambahnya, yang terkait dengan dengan Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan lalulintas.
Rencananya, menurut Saniati, manajemen Hotel Myko akan menemui wali kota dalam waktu dekat. Danny akan diundang untuk hadir dalam peresmian hotel akhir bulan nanti.
”Akhir bukan Hotel Myko akan kami resmikan. Namun sebelumnya, manajemen hotel akan melakukan silaturahmi dan bertemu dengan Pak Wali. Sekaligus minta izin untuk peresmian. Diharapkan Pak Wali bisa hadir,” ujar Saniati.
Sebagai persiapan pengoperasian, manajemen hotel kini melakukan pengurusan domisili dan pelaporan jumlah pegawai kepada pemerintah setempat. (arf-jun/rus)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top