Metro

Soal Jalan Rusak, BBPJN akan Surati PDAM

MAKASSAR, BKM — Kerusakan jalan nasional yang dipicu oleh kebocoran pipa air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar maupun galian kabel PT Telkom, menjadi perhatian serius Balai Besar Pelaksana Jalan dan Jembatan (BBPJN) XIII.
Kerusakan jalan nasional seperti yang terjadi di Jalan AP Pettarani, tepatnya di depan Pasar Tamamaung dan jalan Urip Sumoharjo.
BBPJN XIII mengaku sudah pernah menyurati PDAM. Namun sejauh ini belum direspon.
Kepala Satker Jalan Metropolitan BBPJN XIII, Amin Hamid mengatakan, pihaknya kembali akan menyurati PDAM untuk segera menutup pipa yang mengalami kerusakan di area tersebut. Pasalnya, jika tidak ditutup, pihaknya tidak bisa memperbaiki jalan tersebut.
“Kami berharap PDAM bisa segera memperbaiki kerusakan pipa di sana. Kami tidak bisa memperbaiki jalan kalau pipanya masih rusak. Airnya selalu keluar, ” jelas Amin Hamid di ruang kerjanya, Jumat (20/1).
Selain kerusakan di Jalan Pettarani, BBPJN juga mulai melakukan perbaikan jalan yang rusak di sejumlah titik.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Makassar-Takalar Satker Pelaksanaan Jalan Metropolitan BBPJN XII, Marlin Ramli mengatakan, pihaknya juga mengupayakan menambal kerusakan di beberapa titik di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan dan Urip Sumoharjo. Seperti bekas gundukan manhole Telkom dan bekas galian PDAM.
Marlin mengemukakan, pembenahan jalan berlubang sudah mendesak karena jangan sampai kerusakannya mulai memakan korban. Namun kendalanya pada ketersediaan bahan aspal. Untuk minimal pemesanan aspal ke perusahaan AMP minimal 100 ton. Sementara untuk penambalan beberapa titik ini ditaksir hanya butuh 6 ton aspal.
Untuk penanganan bekas gundukan dan galian pipa, kata dia, mestinya diselesaikan pihak Telkom dan PDAM. Itu sesuai dengan izin yang diberikan. Jalan harus dikembalikan sesuai dengan kondisi semula.
Sementara untuk perawatan jalan metropolitan di Makassar, kata Marlin saat ini belum ada informasi alokasi anggaran detil karena masih ada perubahan nomenklatur. Untuk preservasi atau perawatan rutin baru dianggarkan untuk sekira Rp7,4 miliar untuk Makassar-Jeneponto.
“Ini dianggarkan untuk paket tunggal tahun ini,” tandasnya.(rhm)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top