Penderita Hidrosefalus Butuh Bantuan Pengobatan – Berita Kota Makassar
Gojentakmapan

Penderita Hidrosefalus Butuh Bantuan Pengobatan

BKM/KR KULLE HIDROSEFALUS -- Marlina, mendekap anaknya, Fausan yang menderita hidrosefalus. Kondisi ekonomi yang pas-pasan

JENEPONTO, BKM — Sungguh malang nasib yang menimpa Marlina. Setelah ditinggal pergi suami ketika usai kandungannya baru memasuki lima bulan, anak yang dilahirkannya pun menderita penyakit peradangan otak di kepala yang biasa disebut hidrosefalus.
Memasuki usia satu tahun, anak Marlina yang diberi nama Fausan, kondisi kepalanya terus mengalami pembesaran. ”Saya hanya bisa pasrah melihat kondisi kepala anak saya yang terus membesar. Saya tidak tahu mau berbuat apa lagi. Ayah anak ini pergi meninggalkan diri dan anaknya. Saya sangat ingin membawa anak saya berobat, tapi saya tidak punya biaya pengobatan. Untuk makan saja susah, apalagi berobat,” tutur Marlina dengan suara parau seraya memeluk erat anaknya, Fausan, di gubuknya Kampung Batuleleng, Desa Mallasoro, Kecamatan Bangkala, Jumat kemarin (20/1).
Lanjut Marlina mengatakan, dirinya mendapat informasi kalau untuk pengobatan Fausan membutuhkan biaya dari puluhan juta rupiah hingga ratusan juta rupiah. ”Dimanami saya ambil uang begitu banyak kodong,” kata Marlina sedih.
Kondisi Fausan yang memprihatinkan mendapat respon dari Kepala Dinas Kesehatan Jeneponto, DR H Syafruddin Nurdin. ”Saya sudah perintahkan Kepala Puskesmas Bangkala, Hasbi, untuk memberi pertolongan kepada penderita penyakit besar kepala atau hidrosefalus untuk segera diobati guna mengurangi beban rakyat. Itu yang perlu,” tegas Dr Syafruddin.
Syafruddin juga menyampaikan terimakasih kepada Kepala Desa Mallasoro, Irbar Karaeng Bulu atas informasinya kalau ada warganya menderita penyakit hidrosefalus. ”Tolong segera dibawa penderita hidrosefalus itu ke RSUD LDP Jeneponto untuk segera diobati,” kata Syafruddin.
Kepala RSUD LDP Jeneponto, Dr Iswan Sannabi, mengatakan, pihaknya sangat prihatin mendengar ada warga menderita penyakit kepala besar. Ia meminta kepada kepala Desa Mallasoro dan kepala Puskesmas Bangkala agar segera membawa penderitanya ke rumah sakit agar cepat penanganannya.
”Itu yang terpenting. Soal kartu JKN maupun kartu BPJS mandiri, itu sudah urusan kami. Yang penting cepat diobati dan sembuh. Itu harapan kita semua dan harapan rakyat Jeneponto agar kesehatan semakin Gammara,” jelas Iswan Sanabi. (krk/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top