Pemkab akan Buka SMP Unggulan – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Pemkab akan Buka SMP Unggulan

MAMUJU, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju pada ajaran ajaran baru 2017, akan membuka Sekolah Menengah Pertama (SMP) Unggulan. Seperti dijelaskan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Mamuju, Dra Hj Murniani, SMP Unggulan merupakan sekolah yang baru dibangun sebagai wadah bagi siswa siswi berprestasi di tingkat Sekolah Dasar (SD).
SMP Unggulan akan mulai menerima siswa baru ditahun ajaran 2017, tepatnya bulan Juli mendatang. Mengenai teknis penerimaan siswa baru, Murniani menyampaikan, SMP Unggulan hanya menerima siswa yang meraih peringkat 1, 2, dan 3 pada jenjang SD nya. Jumlah siswa yang diterima pun terbatas yakni 40 siswa yang akan dibagi dalam 2 ruangan. Menurutnya, lebih sedikit siswa maka proses belajar mengajar pun akan lebih efektif.
”Pada tahun 2017, ada program pemerintah dalam hal ini bupati Mamuju yaitu pendirian sekolah SMP Unggulan di Mamuju. Ini kami terimakasih. Karena sebenarnya sudah lama kami rencanakan SMP Unggulan tapi belum kesampaian. Ditahun 2017 ini, akhirnya bisa terlaksana. Adapun persyaratannya itu, pertama kita akan merekrut siswa hanya 40 orang yaitu anak yang tamat SD mendapat ranking 1, 2, dan 3,” jelas Murniani saat sambutan di acara kunjungan kerja awal tahun bupati Mamuju di kantor camat Simboro, Kamis (19/1).
Murniani menegaskan, tidak akan ada intervensi dalam penerimaan siswa baru di SMP Unggulan. Siswa yang diterima benar-benar siswa berprestasi dan akan diasramakan. Agar payung hukumnya jelas, ia menyebut akan terbit peraturan bupati yang mengatur standar operasional prosedur di SMP Unggulan.
SMP Unggulan akan dibangun di Kecamatan Simboro, tepatnya berdekatan dengan SD 3 Simboro. ”Di sana sudah ada asrama. Tinggal anak dan gurunya yang akan direkrut,” kata Murniani.
Adapun mengenai tenaga pendidik pada SMP Unggulan, Kadisdikpora menyebut, pihaknya akan melakukan penyaringan tenaga pendidik. Yaitu uji kompetensi serta tes wawancara. Murniani menyebut, guru yang akan mengajar harus guru-guru berprestasi. Nilai lebihnya, pihak Disdikpora menyediakan reward kepada tenaga pendidik berupa insentif lebih dari guru-guru di sekolah lain. (ala/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top