Hobi Makan, Takut Gemuk – Berita Kota Makassar
Headline

Hobi Makan, Takut Gemuk

IST Arini Pratiwi Zabir

TIDAK banyak orang yang bisa menggeluti pekerjaan pada dua dunia berbeda. Apalagi itu marketing dan entertaint.
Namun, cewek bernama Arini Pratiwi Zabir ini mampu melakukannya. Empat tahun lamanya ia bergelut di dunia marketing. Pada saat yang sama, ia berkecimpung di dunia entertaint.
Ayyin, sapaan akrabnya, lahir di Cebbengnge, Kabupaten Soppeng, 18 Februari 1991. Ia mulai merintis karir di dunia media elektronik pada tahun 2009. Menjadi presenter dan reporter adalah pilihannya. Sudah ada beberapa media televisi swasta yang ditempatinya bergabung, baik lokal maupun nasional.
”Saya memang sengaja pindah-pindah. Tujuannya, ingin menambah wawasan serta pengetahuan di dunia media. Karena pembentukan karakter dan ilmu di masing-masing media berbeda,” ujarnya.
Saat bergabung sebagai reporter di salah satu TV swasta nasional, cewek bertubuh langsing dan imut ini juga menjadi public relation (PR) di sebuah perusahaan lainnya. Dua pekerjaan ini ia geluti selama setahun.
Kemudian ia memutukan untuk kembali ke TV lokal sebagai presenter dan produser program di tahun 2011 hingga 2012. Sekaligus menjadi PR hotel di tahun 2012.
Di awal tahun 2013 hingga 2015, Ayyin beralih menjadi sales voice Bosowa Cabang Petta Rani. Di awal bulan Mei, dipindagkan ke kantor pusat PT Bosowa Berlian Mitsubishi di Jalan Urip Sumoharjo sebagai costumer sales officer hingga sekarang.
Putri pasangan Zabir dan Asnawati ini sekarang tercatat sebagai mahasiswi jurusan akuntansi audit. Ia banyak belajar tentang media dari beberapa seniornya di kampus. Ayyin juga telah lama menekuni dunia jurnalistik.
Diakui, menjadi seorang presenter televisi telah memberinya banyak wawasan. Juga tak ketinggalan dalam hal berita.
Pada setiap pekerjaan yang ia geluti, Ayyin mengaku merasa senang dan enjoy menjalaninya. Karakternya juga terbentuk dari sini.
”Tantangan yang saya dapatkan lebih banyak. Kita juga bisa mengetahui psikologi seseorang,” tuturnya.
Tantangan yang berbeda ia dapatkan di dunia marketing. Salah satunya, costumer yang biasa ‘mengganggunya’ terkait pekerjaan.
”Memang sih sering diganggu. Seperti ditelepon. Tapi semua itu kembali ke personnya,” ujarnya.
Ayyin tidak ingin bekerja selamanya sebagai seorang karyawati perusahaan. Suatu saat kelak ia bercita-cita menjadi seorang pengusaha. Menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.
Soal pendamping, Ayyin mengaku menjalani hubungan dengan kekasihnya melalui komunikasi telepon. Karir telah membuat jarak diantara keduanya. Namun itu tidak jadi masalah.
”Sampai saat ini saya masih enjoy. Untuk setiap masalah, saya selalu berpikir pasti ada solusinya. Dua tahun ke depan saya ingin memutuskan menikah,” jelasnya.
Cewek berkulit putih dan berparas ayu ini juga mempunyai hobi makan sebanyak-banyaknya. Di balik itu, ia ternyata takut kegemukan. ”Saya imbangi dengan olahraga lari jika ada waktu luang,” kuncinya. (ita/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top