Metro

H Abdurahman Ingatkan Keluarganya Selalu Jujur

MAKASSAR, BKM–Innalillahi wa inna ilaihi rooji’un, itulah kata yang terucap mengiringi kepergian mantan Ketua Tanfiz PBNU, H Abdurahman.
Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya, sekitar pukul 01.00 wita dini hari, Jumat (20/1) di Private Care Center (PCC) 7 Rumah Sakit dr Wahidin Sudirohusodo.
Isak tangis duka dan ketabahan dinampakkan dari semua sanak keluarga, kerabat, saat membawa jenazah mantan Kepala Kanwil Departeman Agama Wilayah Sulsel itu di tempat peristerahatannya yang terakhir di kampung halamannya kabupaten Pangkep.
Semasa hidup almarhum dikenal agamis dan sangat dekat dengan semua kalangan. Selain menyumbangkan ide dan gagasan perkembangan haji di Sulsel juga dalam syiar Islam.
“Bapak meninggal menderita sakit. Kami sangat bersedih. Semoga almarhum bapak diterima di sisi Allah SWT. Bapak banyak memberi arahan dan wejangan untuk selalu bersikap jujur dan merendah, “tutur Taufik saat ditemui di rumah duka Jalan Onta Baru No 127 (Wisma Nur).
Jenasah almarhum kemudian disalatkan di Masjid Al Markaz dan dilepas oleh Andre Guruta Kyai Haji Sanusi Baso, untuk dikebumikan di Pangkep.
Hadir pula Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto beserta seluruh pejabat dan jajaran staf Pemkot Makassar. (ucu/war/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top